Potret Buram di Perbatasan

SEMUNYING Jaya hanya salah satu potret buram dari kondisi umum di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar. Terdapat sekitar 98 desa di provinsi itu yang berbatasan dengan negeri jiran tersebut. Desa-desa itu tersebar di 15 kecamatan di lima kabupaten.

Sebagian besar warga di perbatasan negara itu memiliki persoalan yang nyaris sama, yakni kesenjangan sosial dan ekonomi. Kesenjangan itu terjadi akibat perbedaan mencolok antara pembangunan di wilayah mereka dan di wilayah Malaysia. (BACA: Ujian Panjang di Tapal Batas)

Kondisi infrastruktur menjadi salah satu penyebab utama kemiskinan dan ketertinggalan wilayah perbatasan. Dari sekitar 873,14 kilometer (km) jalan akses ke perbatasan di Kalbar, hanya 23,7 km yang baik.

Selain itu, masih terdapat 88,5 km jalan yang belum dibuka. Bandingkan dengan Malaysia yang semua wilayah perbatasannya sudah terhubung dengan jalan paralel. Mereka hanya butuh sekitar 4-5 jam untuk menjangkau titik perbatasan terjauh.

‘’Pembangunan jalan paralel dan jalan penghubung utama ke perbatasan di Kalbar butuh Rp3,5 triliun. Hanya sekitar dua kali lipat dari biaya pembangunan gedung mewah DPR,’’ kata mantan Kepala Badan Persiapan Pengelolaan Kawasan Khusus Perbatasan (BPPKKP) Kalbar Nyoman Sudana.

Senada dengan itu, ekonom dari Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Edy Suratman mengatakan pendapatan per kapita masyarakat kita di perbatasan rata-rata hanya US$400. Di Malaysia sekitar US$3.600 atau sembilan kali lipat lebih tinggi.

Kehidupan mereka juga sangat bergantung pada dan lebih berorientasi ke Malaysia. Mulai pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari, penerangan listrik, hingga pelayanan pendidikan dan kesehatan. Selain mudah dijangkau, sekolah dan pengobatan di Malaysia memiliki kualitas dan pelayanan yang jauh lebih baik daripada di wilayah Indonesia.

Guru besar ilmu ekonomi itu menilai ketergantungan yang tinggi terhadap Malaysia menjadi ancaman serius bagi pertahanan nasional. Itu berpotensi menimbulkan krisis nasionalisme warga perbatasan.

‘’Mereka lebih banyak merasakan manfaat pembangunan dari Malaysia. Ini bisa menjadi bom waktu yang dapat mengikis nasionalisme warga perbatasan,’’ ujar Edy.

Adapun keberadaan hutan di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia memiliki peran strategis dalam aspek pertahanan, saat perang maupun damai. Hutan adalah sabuk pengaman bagi kedaulatan dan teritorium negara.

‘’Dampak (aktivitas) penebangan hutan bagi kepentingan militer itu luar biasa karena akan memengaruhi taktik bertempur,’’ kata kata Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) Tanjungpura Mayjen Moeldoko.

Pangdam mengatakan kondisi alam yang terbuka akan memudahkan lawan dalam memantau dan mendeteksi setiap pergerakan pasukan Indonesia di perbatasan. Oleh karena itu, keberadaan hutan sangat memengaruhi fungsi pertahanan negara.

Ia mengakui banyak kawasan hutan  di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar saat ini dalam kondisi kritis akibat eksploitasi. Di beberapa lokasi bahkan berubah menjadi areal perkebunan kelapa sawit. Di sebelah Indonesia dan Malaysia.

‘’Dua wilayah perbatasan itu tersambung dengan kebun kelapa sawit,’’ ungkapnya.

Ada tiga lokasi di sepanjang perbatasan yang telah berubah menjadi hamparan kelapa sawit itu. Dua lokasi berada di Kabupaten Bengkayang dan satu lokasi lagi di Kabupaten Sanggau. (Aries Munandar)   LANJUT KE: Pekarangan Tetangga Lebih Benderang

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Potret Buram di Perbatasan
Potret Buram di Perbatasan
https://4.bp.blogspot.com/-xX4k0sQJRA0/WJGWfVuSScI/AAAAAAAACbs/4K3c706IyaYp-wsNU7lBRr0AUmFOxOVngCLcB/s200/Beranda%2BNegeri_Patok%2BBatas%2Bdi%2BKm%2B%2B45%2BGn%2BBesi%2B%2528dok.%2BAMAN%2BKalbar%2529.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-xX4k0sQJRA0/WJGWfVuSScI/AAAAAAAACbs/4K3c706IyaYp-wsNU7lBRr0AUmFOxOVngCLcB/s72-c/Beranda%2BNegeri_Patok%2BBatas%2Bdi%2BKm%2B%2B45%2BGn%2BBesi%2B%2528dok.%2BAMAN%2BKalbar%2529.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2010/09/potret-buram-di-perbatasan.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2010/09/potret-buram-di-perbatasan.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy