Berburu Kayu Ramah Lingkungan

Sertifikasi Kayu
Sertifikasi kayu jadi tuntutan dunia. Sejumlah lembaga menyediakan jasa, tetapi baru sedikit pengusaha hutan Indonesia yang mau memalingkan muka.

Aries Munandar

DATA asal usul kayu langsung terekam saat Jaeni memencet salah satu tombol pada handle remote capture yang digenggamnya. Kepala Bagian Produksi PT Suka Jaya Makmur tengah memindai label yang menempel pada kayu gelondongan hasil tebangan. 

Ada ratusan kayu di tempat penimbunan milik perusahaan yang bermarkas di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, itu. Kebanyakan kayu berukuran panjang 8 meter dan berdiameter 60 sentimeter. Pada setiap pangkal gelondongan terdapat label  barcode warna biru.

Kode pada label itu akan terbaca melalui pemindaian yang dilakukan Jaeni. Hasil pemindaian, antara lain, memuat data jenis, volume, dan diameter kayu serta lokasi tebangan. Data itu tersaji pada monitor handle remote capture.

“Perangkat ini bisa mengecek dari tunggul mana saja hasil tebangan berasal karena setiap kayu memiliki nomor penebangan,” kata Jaeni.

Pemindaian dilakukan untuk memastikan bahwa kayu hasil tebangan sesuai dengan persyaratan legalitas. Proses verifikasi ini bagian dari sistem informasi penatausahaan hasil hutan yang diterapkan pemerintah untuk menekan praktik pembalakan liar.

Hasil lacak balak melalui pemindaian terintegrasi secara daring dengan situs http://puhh.dephut.go.id, yang dikelola Kementerian Kehutanan. Situs itu dapat diakses publik sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi.

“Dua kali dalam sebulan kami mengunggah datanya. Data itu tidak bisa dikarang karena harus sesuai laporan hasil produksi dari petak tebangan,” lanjut Jaeni.

Sistem informasi penatausahaan hasil hutan yang telah diujicobakan sejak 2007 itu kini wajib diterapkan setiap perusahaan pemegang hak pengusahaan hutan yang memproduksi kayu di atas 60 ribu meter kubik per tahun.

Label internasional
PT Suka Jaya Makmur beroperasi di Kalimantan Barat sejak 1979. Lahan konsensi perusahaan mencapai 171,34 ribu hektare di Kecamatan Nangatayap, Ketapang.

Selain mengadopsi aturan Kementerian Kehutanan, anak perusahaan PT Alas Kusuma Group itu telah mengantongi sertifikat serupa dari sebuah lembaga sertifikasi nasional. 

Sertifikasi itu menjadikan perusahaan berwenang untuk mengesahkan sendiri rencana kerja tahunan (RKT) penebangan, tanpa harus melalui dinas kehutanan. Kewenangan itu diberikan karena perusahaan dinilai telah mampu menerapkan sistem pengelolaan hutan secara lestari. (BACAUpah Lebih dengan Sertifikasi)

Itu belum cukup. Suka Jaya Makmur juga tengah berupaya mendapat sertifikat pengelolaan hutan lestari dari Forest Stewardship Council, lembaga sertifikasi internasional yang berkedudukan di Bonn, Jerman. 

Pasar kayu internasional yang menggiurkan juga membuat perusahaan itu ikut bergabung dalam GlobalForest and Trade Network, yang berafiliasi ke World Wide Fund for Nature.

“Kami ingin produk kami go international dan diterima pasar dunia. Oleh karena itu, kami mengikuti beberapa program sertifikasi,” aku Manajer Pembinaan Hutan, Lingkungan, dan Penelitian PT Suka Jaya Makmur, Joko Widyanto.

Global Forest dibentuk untuk mempromosikan, memediasi, serta memfasilitasi penerapan pengelolaan hutan lestari berstandar internasional. Di Indonesia, jaringan dibentuk pada 23 Oktober 2003 dan sekarang sudah 40 perusahaan yang bergabung. Mereka terdiri dari perusahaan hak pengusahaan hutan, hutan tanaman dan industri pengolahan kayu besertifikat atau dalam proses sertifikasiForest Stewardship Council.

Lembaga itu mengatur perusahaan berhak mengantongi sertifikat jika sudah menerapkan standar verifikasi legalitas kayu, produk yang dihasilkan bukan berasal dari pembalakan liar, dan perusahaan tidak terlibat konflik serta praktik kejahatan lingkungan.

Tuntutan global
Pangsa kayu besertifikat di pasaran internasional masih relatif kecil, yakni hanya sekitar 10% dari volume perdagangan produk kayu dunia. Namun, kayu besertifikat ramah lingkungan saat ini menjadi produk yang paling dicari dan diminati pasar karena memiliki nilai jual tinggi.

“Perusahaan yang dalam proses sertifikasi saja, produknya sudah dihargai mahal, naik sekitar 10%-20%,” kata Kepala Biro Pembinaan dan Pengelolaan Lingkungan PT Alas Kusuma Group IBW Putra.

Tren permintaan konsumen dunia terhadap produk kayu berlabel ekologis alias ecolabelling juga terus meningkat. Kebutuhan dan tuntutan global terhadap produk kayu ramah lingkungan kemudian direspons kalangan produsen. Mereka beramai-ramai mengikuti program sertifikasi pengelolaan hutan berkelanjutan.

Forest Stewardship telah menerbitkan 1.025 sertifikat untuk areal hutan seluas 133,52 juta hektare di 79 negara. Eropa menjadi wilayah terluas, dengan hutan besertifikat seluas 59,14 juta hektare, Amerika Utara sekitar 49,39 juta hektare, dan Asia 3,42 juta hektare, serta Oceania seluas 1,64 juta hektare.

Menurut Joko, ecolabelling memberikan jaminan kepada para pembeli bahwa produk kayu yang ditawarkan bukan hasil pembalakan liar atau praktik perusakan lingkungan. “Pembeli tidak ingin dituding sebagai penampung kayu ilegal dan ikut berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan.”   LANJUT KE: Tertinggal Jauh dari Kongo

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Berburu Kayu Ramah Lingkungan
Berburu Kayu Ramah Lingkungan
https://4.bp.blogspot.com/-sUpFS7s0BxM/WJ84WKIgwzI/AAAAAAAACwk/ld5VZG-DGcYoBM8h3ls5W6pQTqkSrkB_QCLcB/s200/Ekonomika_Sertifikasi%2BKayu_1.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-sUpFS7s0BxM/WJ84WKIgwzI/AAAAAAAACwk/ld5VZG-DGcYoBM8h3ls5W6pQTqkSrkB_QCLcB/s72-c/Ekonomika_Sertifikasi%2BKayu_1.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2010/12/berburu-kayu-ramah-lingkungan.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2010/12/berburu-kayu-ramah-lingkungan.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy