Wisata Alam Lengkap di Karimata

Pulau Karimata menjanjikan surga wisata bagi para petualang. Keeksotisan alamnya terbentang sejak dalam perjalanan.

ARIES MUNANDAR

HARI beranjak senja. Sesosok tubuh bertelanjang dada muncul dari permukaan air beriak tenang. Satu kerang laut seukuran piring makan diacungkan ke atas kepalanya. Kerang itu adalah hasil buruannya saat menyelam di dasar pantai. “Kami di sini menyebutnya kima dan dagingnya sangat enak,” kata Wiwin, 23, warga Pulau Karimata.

Sekitar 2 jam kemudian, tumis kerang pun tersaji sebagai menu santap malam. Aroma masakan dan tekstur daging kerang yang kenyal serta empuk begitu menggugah selera. Sekejap hidangan itu ludes tak bersisa.

Kerang merupakan salah satu hasil laut di Pulau Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Satwa laut ini banyak terdapat di sepanjang perairan di sekitar pantai. Selain dijual, kima, oleh warga, dijadikan lauk sehari-hari.

Pulau Karimata terkenal memiliki potensi kekayaan laut beragam. Mulai dari satwa bertubuh lunak hingga hewan bertulang belakang dan mamalia. Beberapa jenis satwa tersebut termasuk fauna endemik, yakni kura-kura gading (Olitia borneensis), duyung (Dogung dugon), dan tuntong (Batagur baska).

Selain satwa, aneka jenis tumbuhan terdapat di taman suaka laut seluas 77 ribu hektare tersebut. Koleksi flora dan fauna itu terbilang lengkap karena Karimata memiliki beragam tipe ekosistem. Di antaranya, ekosistem terumbu karang, hutan pantai, dan perbukitan. 

Keeksotisan alam tersebut dapat dinikmati mulai dari separuh perjalanan, dari ibu kota Kayong Utara di Sukadana hingga memasuki pulau yang terletak di tengah Selat Karimata itu.

Gugusan pulau berbukit yang terlihat asri menjadi pemandangan dan pengusir kejenuhan selama di perjalanan. “Ekosistemnya begitu lengkap. Banyak foto bagus yang bisa didapat dari sini,” kata Indra, pewarta foto asal Pontianak.

Tempat menyepi
Keindahan dan keasrian alam kian terasa saat perjalanan semakin mendekati tujuan. Hamparan terumbu karang memancarkan semburat warna-warni di sepanjang alur masuk Pulau Karimata. Menantang para pengunjung untuk menceburkan diri dan menikmati surga bawah laut.

Perairan jernih dan berombak tenang menjadikan pulau ini ideal untuk kegiatan menyelam. Menikmati dan mengagumi dari dekat hamparan terumbu karang beserta keanekaragaman hayati di dasar lautan.

Perairan di sekitar Karimata konon juga menjadi habitat nemo (Amphiprion ocellaris). Beberapa pengunjung dan warga setempat dikabarkan pernah menjumpai populasi ikan badut tersebut, saat menyelam di sekitar terumbu karang.

Kehidupan khas kampung nelayan yang penuh kesederhanaan juga menghadirkan nuansa tersendiri. Warga di Pulau Karimata sangat terbuka dengan pendatang dan tidak segan menawarkan bantuan. Termasuk, penginapan dan akomodasi lainnya.

Pengunjung pun bisa menikmati sepuasnya aneka hidangan laut yang masih segar. Menangkap sendiri maupun membeli dari warga setempat. Jika memungkinkan, pengunjung bahkan bisa ikut melaut bersama nelayan untuk melihat bubu yang dipasang di tengah laut.

Karimata memang sangat cocok bagi mereka yang ingin menyepi dari ingar bingar kehidupan kota. Lokasinya begitu terpencil dan tidak memiliki jaringan listrik PLN. Begitu pula sinyal telepon seluler. Jadi, suasana liburan Anda tidak akan terganggu oleh urusan pekerjaan.

“Sejenak kita bisa melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan,” ujar Fachrizal, 40, seorang pengunjung.


Wisata sejarah
Pulau berpenduduk sekitar 2.921 jiwa ini juga memiliki beberapa peninggalan bersejarah. Di antaranya, prasasti telapak kaki raksasa. Warga setempat menyebut prasasti ini sebagai batu tapak gajah. Disebut demikian karena replika telapak kaki tersebut berukuran sangat besar, yakni lebih dari dua kali telapak kaki normal manusia dewasa.

Prasasti ini konon peninggalan pasukan Kerajaan Mongol saat hendak menyerang Tanah Jawa pada beberapa abad silam. Cerita yang menyebar dari mulut ke mulut warga ini cukup masuk akal mengingat keberadaan Karimata sudah dikenal sejak dahulu kala.

Posisi pulau yang terletak di tengah Selat Karimata dan pintu masuk Laut Natuna menjadikan Karimata sebagai salah satu jalur pelayaran utama di Nusantara. Banyak armada kerajaan dan kolonial yang melintas serta menyinggahi pulau ini ketika itu. Bukti sejarah itu diperkuat koleksi meriam kuno peninggalan VOC.

“Pulau Karimata kabarnya juga menjadi persinggahan rombongan Laksamana Cheng Ho,” jelas Jumadi, warga Sukadana asal Kepulauan Karimata.

Situs bersejarah lainnya adalah makam Tengku Abdul Jalil. Ia disebut-sebut sebagai kerabat pendiri Kerajaan Sukadana Baru, yakni Tengku Akil Dipertuansyah. Makam ini ramai diziarahi pada waktu-waktu tertentu.

Karimata menjanjikan surga wisata bagi penikmat keasrian serta keanekaragaman alam dan budaya.   lanjut ke: Kerang dan Bulu Babi


Tips Perjalanan
ADA beberapa rute alternatif ke Pulau Karimata. Di antaranya, menggunakan pesawat dari Pontianak ke Ketapang (sekitar 35 menit) dan dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju Sukadana (sekitar 2 jam) kemudian berlayar menuju Karimata. Rute lainnya, mengunakan speed boat jurusan Pontianak-Sukadana (sekitar 6 jam).
  • Siapkan stamina karena perjalanan yang akan ditempuh cukup jauh dan melelahkan.
  • Jangan bepergian pada saat musim ombak besar, yakni sekitar Juli- Oktober.
  • Jangan lupa mengonsumsi pil kina dan membawa krim antinyamuk.
  • Pastikan semua perlengkapan dan perbekalan selama perjalanan mencukupi.
  • Belum ada penginapan khusus. Jadi, pengunjung disarankan menginap di rumah penduduk.
  • Sarana umum di lokasi sangat terbatas. Termasuk fasilitas mandi cuci kakus (MCK).
  • Berhati-hati selama berenang dan menyelam karena banyak karang dan bulu babi di dasar pantai.   lihat juga di sini

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Wisata Alam Lengkap di Karimata
Wisata Alam Lengkap di Karimata
https://1.bp.blogspot.com/-zIW2woQVx2c/WJB7bhIf73I/AAAAAAAACaI/vS01V0cYE5o67vKBWo6fXHpCbgiAA589QCLcB/s200/Travelista%2BKarimata_5.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-zIW2woQVx2c/WJB7bhIf73I/AAAAAAAACaI/vS01V0cYE5o67vKBWo6fXHpCbgiAA589QCLcB/s72-c/Travelista%2BKarimata_5.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2011/08/wisata-alam-lengkap-di-karimata.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2011/08/wisata-alam-lengkap-di-karimata.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy