Menghunjam Damak di Lorong Gelap

Tradisi Sumpit Kalimantan
SATU per satu anak sumpit menghunjam ke sasaran sejauh 200 meter di pertengahan malam, beberapa waktu lalu. Anak sumpit alias damak itu melesat dari tiupan Lia Caroline, 17, pesumpit muda asal Singkawang, Kalimantan Barat.

Pelajar kelas 2 SMAN 2 Singkawang itu tengah berlatih bersama rekan satu timnya, Adriana, 17. Mereka memanfaatkan lorong sebuah rumah indekos di Jalan Tani, Kelurahan Pasiran, Singkawang, sebagai tempat latihan.

Lorong selebar 1,5 meter dan panjang 20 meter itu berimpit dengan rumah pemilik indekos. Di lorong sempit itu beberapa pesumpit putri asal Singkawang berlatih untuk menghadapi International Borneo Sumpit Tournament. (BACA: Menyumpit Prestasi Menjaga Tradisi)

Para atlet berlatih di bawah bimbingan pesumpit Dedi Andjioe, 31. Latihan tersebut semakin diintensifkan sekitar sepekan menjelang turnamen. Mereka dijejali latihan sejak pagi hingga malam hari.

‘’Lorong ini memang digunakan sebagai tempat latihan rutin pesumpit putri. Dalam menghadapi pertandingan kali ini, mereka berlatih hingga pukul 01.00 WIB,’’ ungkap Dedi, yang juga pemilik indekos.

Rumah indekos yang terdiri dari sembilan kamar itu sengaja tidak disewakan selama menjelang turnamen. Tujuannya agar lokasi tersebut bisa digunakan sebagai penginapan dan pemusatan latihan untuk pesumpit asal Singkawang. Tradisi itu selalu dilakukan Dedi setiap menghadapi pertandingan sumpit. 

Tempat latihan yang sempit menyebabkan para atlet harus berlatih secara bergantian. Ketika Lia mendapat giliran menyumpit, Adriana bertugas memungut dan mencabut damak yang menghunjam di papan sasaran, dan sebaliknya.

Pesumpit yang berlatih di malam itu kerap berteriak untuk memperingatkan penghuni indekos lain saat hendak keluar dari kamar. Para atlet khawatir rekan mereka terkena damak yang melintas di depan pintu kamar. Penghuni kamar pun langsung menghentikan langkah mereka, atau berjalan perlahan dengan menyusuri dinding lorong, begitu mendengar teriakan tersebut.

Para pesumpit muda itu bisa berlatih sepanjang hari karena mendapat dispensasi dari pihak sekolah. Mereka diizinkan tidak bersekolah selama mengikuti pemusatan latihan dan bertanding. Para orangtua juga tidak mempermasalahkan aktivitas anak-anak mereka tersebut.

‘’Orangtua sudah tahu kegiatan saya di sini. Sepanjang itu positif, mereka tidak pernah melarang, bahkan mendukung setiap aktivitas saya,’’ ungkap Lia.

Selain teknik menyumpit, para atlet diajari teknik pernapasan perut. Permainan itu sangat mengandalkan pernapasan perut agar anak sumpit bisa melesat dan mengenai sasaran dengan tepat. (BACA: Senjata Tradisional nan Karismatik

‘’Menyumpit juga membutuhkan konsentrasi tinggi. Jadi, tidak bisa asal dan sembarang meniup,’’ kata Bambang WD, wasit di International Borneo Sumpit Tournament.

Banyak pesumpit berprestasi yang lahir dari lorong sempit ini. Lia, misalnya, beberapa kali menjadi jawara pada pertandingan sumpit di Kalimantan Barat. Pada International Borneo Sumpit Tournament yang berlangsung beberapa waktu lalu, ia mempersembahkan medali perunggu di kelas beregu putri.

‘’Awalnya saya diajak teman, terus mencoba sampai akhirnya bisa (menyumpit) seperti sekarang ini,’’ kata gadis bertato nonpermanen di lengan kanan itu.

Selain atlet putri, Dedi melatih atlet putra dan anak-anak. Mereka berasal dari Singkawang dan daerah sekitarnya, dengan berbagai latar belakang suku dan budaya.

Latihan pesumpit putri dan anak-anak dipusatkan di sekitar tempat tinggalnya. Penempaan pesumpit putra di kediaman mertuanya, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah Dedi.

‘’Latihan untuk (pesumpit) putra membutuhkan lapangan luas karena sasaran tembaknya mencapai 30 meter,’’ jelas pesumpit yang juga dosen teknik mesin itu. (Aries Munandar)

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Menghunjam Damak di Lorong Gelap
Menghunjam Damak di Lorong Gelap
https://3.bp.blogspot.com/-8xzU1RT4H-o/WbAwxm2WryI/AAAAAAAADkg/JHufiCWocN0qXmuF-QXxwOuZMZxIBXDnwCLcBGAs/s200/Tradisi_Sumpit_3.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-8xzU1RT4H-o/WbAwxm2WryI/AAAAAAAADkg/JHufiCWocN0qXmuF-QXxwOuZMZxIBXDnwCLcBGAs/s72-c/Tradisi_Sumpit_3.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2012/01/menghunjam-damak-di-lorong-gelap.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2012/01/menghunjam-damak-di-lorong-gelap.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy