Militansi Sebuah Filosofi Tong Sampah

Stephanus Paiman
Ia menjadikan dirinya sebagai ‘tong sampah’ bagi kaum marginal.

ARIES MUNANDAR

SEORANG lelaki berpenampilan kusut bergegas turun dari boncengan sepeda motor. Ia langsung masuk ke Sekretariat Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), Kalimantan Barat.

Warga asal Kampung Setutuk, Kabupaten Landak, itu baru saja ditimpa kemalangan. Anaknya yang baru lahir meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr Sudarso, Pontianak. Ia kebingungan karena tidak memiliki biaya untuk memakamkan anaknya di kampung.

Seluruh masalahnya langsung dituangkan kepada penanggung jawab FRKP, Stephanus Paiman. Stephanus lantas menanyakan keberadaan sang bayi. Jawaban yang diterima sungguh memilukan.

“Saya pertama tidak percaya sehingga beberapa kali mengulang pertanyaan serupa. Benarkah bayi Bapak ada di situ?” ungkap Stephanus, Rabu (30/5).

Stephanus, yang akrab disapa Bruder Steph, baru yakin setelah melongok isi ransel lusuh yang dibawa pria itu. Jenazah bayi yang masih merah tersebut ternyata disimpan di dalam tas punggung.

Jenazah dibungkus sehelai handuk yang tidak kalah lusuhnya dengan ransel itu. Setelah tertegun sejenak, Steph kemudian bergegas mengumpulkan anggotanya. Mereka berbagi tugas untuk mengurusi jenazah dan pemakaman.

Steph mengemudikan mobil pengantar jenazah ke Setutuk, sekitar 5,5 jam dari Pontianak. Ia menerobos kegelapan malam dengan kondisi jalan yang rusak dan berbatu.

Kisah nyata itu terjadi sekitar tiga tahun lalu. Bayi itu lahir dari ibu yang merupakan peserta asuransi kesehatan untuk masyarakat miskin (askeskin). “Uang yang dimiliki bapak itu tinggal Rp7.000. Untuk membayar ojek yang ia tumpangi saja tidak cukup,” kata Steph mengenang kisah pada 2009 tersebut.

Kisah keluarga pasien bertandang ke FRKP bukan baru pertama kali. Mereka datang dengan persoalan sama, yakni meminta pertolongan lain karena tidak memiliki biaya.

Menurut Steph, saking seringnya, tukang ojek yang mangkal di sekitar RSUD dr Sudarso sampai hafal alamat FRKP. Mereka bahkan kerap mereferensikan FRKP sebagai ‘rujukan’ saat menjumpai pasien miskin yang membutuhkan biaya berobat.

Cuma-cuma
FRKP merupakan organisasi kemanusiaan yang bergerak di berbagai bidang, mulai kesehatan, hukum, pertanahan, ketenagakerjaan, hingga donor darah. Klien mereka ialah warga miskin.

Sejak berdiri pada 2006, sudah 59 pasien miskin yang dibantu. Sekitar 32 kasus buruh dan perdagangan manusia (trafficking), 81 kasus kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual, serta 45 kasus tanah dan sengketa lahan juga diselesaikan.

Pelayanan diberikan gratis. Semua biaya operasional dan jasa ditanggung forum. Pengguna ambulans, misalnya, tidak dipungut biaya sepeser pun. “Semua kami tanggung, mulai dari bahan bakar hingga kebutuhan sopir dan keluarga selama di perjalanan,” jelas Steph.

Ambulans milik FRKP dimodifikasi dari Toyota Hilux bekas. Modifikasi memakan waktu 2 tahun karena kondisi mobil keluaran 2002 itu tidak layak. Selain itu, biaya perbaikan dan modifikasi cukup besar, sekitar Rp200 juta.

“Modifikasi akhirnya dikerjakan satu per satu. Kalau ada yang menyumbang ban, baru dipasang bannya. Begitu seterusnya,” ujar pria kelahiran Pontianak itu.

Selama bergelut di bidang advokasi dan kemanusiaan, Steph sering kali harus berhadapan dengan pengusaha, penguasa, dan aparat. FRKP pernah melaporkan 24 kasus indisipliner aparat keamanan pada 2007-2011. Di antara aparat tersebut akhirnya dimutasi, ditunda kenaikan pangkat, hingga dipecat.

Tindak tanduk Steph bersama FRKP memang kerap membuat beberapa pihak gerah. Itu sebabnya berbagai teror melalui pesan singkat (SMS) dan telepon pun membanjiri. Begitu pula rayuan berupa uang. Namun, semua itu tidak ia gubris.

“Alhamdulillah. Ancaman fisik belum pernah. Mereka mungkin tahu latar belakang saya dan orang di sekeliling saya,” ungkap karateka pemegang sabuk hitam itu, tanpa bermaksud menyombongkan diri.

Tong sampah
Forum yang terletak di Jl Purnama ini memiliki 200 anggota dan ribuan relawan. Mereka bekerja tanpa digaji. Begitu pula pengurus, staf, dan pimpinan. Tapi, kemampuan dan militansi mereka tak teragukan. Pasalnya, sejumlah daerah bencana sudah mereka sambangi.

Relawan FRKP pernah diterjunkan ke Padang dan Padang Pariaman, Sumatra Barat, pada 2010. Mereka membantu pembangunan rumah ibadah, fasilitas pendidikan, dan sarana sanitasi. Selain itu, relawan FRKP juga terjun ke Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, untuk menyalurkan bantuan bagi korban tsunami.

Hampir separuh anggota dan relawan FRKP memiliki latar belakang kehidupan kelam. Mereka merupakan bekas preman kampung, pengangguran, dan pelaku tindak pidana. 

Melalui tangan dingin Steph, para pemuda itu sadar dan perlahan meninggalkan kebiasaan mereka. Proses itu tidak selalu berjalan mulus karena dibutuhkan pendekatan intensif dan kekeluargaan.

Penggemar kendaraan antik itu selalu mempelajari akar permasalahan sambil mengenal lebih jauh kepribadian para pemuda tersebut. Jika terkait persoalan ekonomi, Steph berupaya mencarikan pekerjaan. Jika keinginan itu terbentur pada kemampuan, para pemuda itu diikutkan ke lembaga keterampilan.

Mantan Ketua Borneo Jeep Antique Club ini tidak segan-segan berbaur atau nongkrong bersama preman di kampung dan di pasar. Steph bahkan siap mendengar segala umpatan dan keluh kesah mereka.

“Saya menjadikan diri saya sebagai ‘tong sampah’ buat mereka,” tuturnya sambil tersenyum.

Setelah melalui pendekatan panjang, mereka pun akhirnya menjadi aktivis kemanusiaan, bersedia diterjunkan ke mana saja tanpa digaji. Persoalan ekonomi yang membuat mereka terjebak ke dunia hitam pun teratasi berkat keterampilan dan pekerjaan tetap.


Biodata
Nama: Stephanus Paiman
Tempat, tanggal lahir: Pontianak, 28 September 1962
Pekerjaan: Biarawan/relawan kemanusiaan
Pendidikan terakhir: Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Santo Thomas, Pematang Siantar, Sumatra Utara

Pengalaman Organisasi:
• Pengurus Komunitas Sepeda Onthel Pontianak (Sepok) (2010-sekarang)
• Anggota Justice Peace dan Ecology, Roma, Italia (2010-sekarang)
• Pengurus KBPPP Pontianak (2008-sekarang)
• Ketua Lemkari Ranting Pontianak Selatan (2008-sekarang)
• Penasihat Dewan Adat Dayak (DAD) Pontianak (2006-sekarang)
• Anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pontianak (2004-sekarang)
• Pengurus Indonesian Off-road Federation (IOF) Kalbar (2008-2012)
• Ketua Borneo Jeep Antique Club (2006-2008)
• Ketua Komunitas Motor Head Pontianak (2001-2003)

Riwayat Karier:
• Penanggung Jawab FRKP (2006-sekarang)
• Biarawan di Kapusin Minister Provinsial Pontianak (2004-sekarang)
• Biarawan komunitas di Benua, Kecamatan Sungaiambawang, Kabupaten Kubu Raya (2005-2007)
• Relawan di Jaringan Relawan Kemanusiaan (JRK), Jakarta (2004-2006)
• Biarawan Pamong, Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Agustinus, Singkawang (1998-2004)

Prestasi:
• Pembina olahraga terbaik se-Kalbar (2011)
• Juara Umum Kejurda Karate STKIP Cup, Pontianak (2011)
• Pemenang sejumlah kejuaraan karate dan jelajah bermobil (off-road) di Kalbar

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Militansi Sebuah Filosofi Tong Sampah
Militansi Sebuah Filosofi Tong Sampah
https://2.bp.blogspot.com/-PXEbJwrUlV0/WKrkcowqKgI/AAAAAAAAC2k/f98q8VqrVxsmyjKPy3hOQL9nGKIQErp6QCLcB/s200/Inspirasi_Bruder%2BSteph.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-PXEbJwrUlV0/WKrkcowqKgI/AAAAAAAAC2k/f98q8VqrVxsmyjKPy3hOQL9nGKIQErp6QCLcB/s72-c/Inspirasi_Bruder%2BSteph.JPG
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2012/06/militansi-sebuah-filosofi-tong-sampah.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2012/06/militansi-sebuah-filosofi-tong-sampah.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy