Berebut Telur Menuai Konflik

Pelestarian Penyu di Paloh
Perdagangan telur penyu ilegal berujung pada konflik perebutan wilayah kekuasaan. Setiap kelompok merasa berhak memungut telur bercangkang lunak itu.

ARIES MUNANDAR

TUBUH berwarna keabu-abuan terlihat bergerak-gerak cepat saat terjebak dalam timbunan pasir. Potongan pohon melintang menghalanginya untuk keluar dari bekas lubang yang baru digalinya.

Hewan bercangkang itu pun terus berputar sembari beringsut dengan mengibaskan sepasang sirip depan. Upaya membebaskan diri tersebut menemui jalan buntu. Satwa itu selalu gagal mencari celah apalagi menyingkirkan batang yang terbenam di bekas tempatnya bersarang.

Beberapa pasang mata mengamati tingkah polah penyu hijau tersebut. Satu di antara mereka kemudian menggeser penyu, yang semakin terjepit pohon itu, ke posisi aman.

Penyu betina itu baru saja selesai bertelur. Ia menguburkan seratusan telurnya di pinggiran Pantai Paloh di Desa Sebubus, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Niat hewan itu kembali ke laut seusai bertelur nyaris tidak kesampaian kalau tidak segera ditolong anggota Kambau Borneo.

Kambau Borneo merupakan kelompok masyarakat pengawas pelestarian penyu di Kecamatan Paloh. Kelompok yang pembentukannya difasilitasi World Wildlife Fund (WWF)-Indonesia itu beranggotakan 26 personel. Mereka bertugas mengawasi dan melindungi telur penyu dari ancaman pencurian. Praktik pencurian telur penyu biasanya terjadi pada musim bertelur, yakni pada Mei hingga Juli. (BACA: Kisah Sukses Kambau Borneo)

“Mereka (anggota Kambau Borneo) juga sering meng evakuasi penyu yang terjebak dalam sarang, seperti tadi,” kata Koordinator WWF-Indonesia di Paloh Dwi Suprapti, beberapa waktu lalu.

Area kerja Kambau Borneo meliputi wilayah sepanjang 19,3 km dari sekitar 63 kilometer garis Pantai Paloh. Wilayah tersebut merupakan habitat utama penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricate) di Kecamatan Paloh.

Tim Kambau Borneo bertugas sejak malam hingga menjelang pagi hari. Ritmekerja mereka menyesuaikan jadwal pendaratan penyu ke pantai untuk bertelur. Penugasan dibagi dalam tiga regu dan disebar ke sejumlah lokasi rawan pencurian telur penyu.

Penjarahan telur
Pantai di sepanjang pesisir Kecamatan Paloh merupakan kawasan pendaratan terbesar penyu di Kalimantan Barat. Pantai landai dan perairan yang masih alami menjadi salah satu daya tarik penyu untuk hidup dan berkembang biak di wilayah tersebut.

Sekitar 50 penyu betina mendarat dan bertelur setiap malam selama puncak musim bertelur. Setiap induk penyu mampu bertelur 7-8 kali dengan interval waktu selama dua minggu sekali. Satu penyu betina rata-rata mengeluarkan 114 butir sekali bertelur.

Sayangnya, tidak semua telur tersebut menetas dan menghasilkan anak penyu atau tukik. Telur-telur itu keburu dijarah tidak lama setelah ditinggal induk penyu.

Telur bercangkang lunak tersebut diburu dan diperjualbelikan para penjarah.Itu bahkan diselundupkan ke Serawak, Malaysia, melalui pelintasan tradisional di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh.

Sebutir telur penyu di pasaran lokal dihargai sekitar Rp1.500-Rp2.000. Harga tersebut meroket menjadi Rp3.000 sebutir jika dipasarkan langsung ke Serawak, Malaysia. Itulah yang membuat sebagian warga tergiur menggelut bisnis ilegal tersebut.

“Hasilnya tidak tentu, tapi sekali turun (berburu) bisa dapat 80-90 butir telur,” kata Ismail, 47, bekas pemburu telur penyu.

Mengonsumsi dan berburu telur penyu sudah menjadi tradisi di wilayah yang berbatasan dengan Serawak, Malaysia, tersebut. Pengelolaan dan perdagangan telur penyu di wilayah itu pun telah berulang kali berganti pola. (BACAFespa Wujud Syukur Penyelamat Penyu)

Perebutan wilayah jarahan telur penyu yang berujung pecahnya konflik bahkan sangat umum dijumpai di sana. Massa dari setiap kelompok saling menebar teror dan kerap nyaris terlibat adu fisik.

“Mereka sering berhadap-hadapan saat berebut sarang (telur) penyu,” ujar anggota Kambau Borneo Darmawan.

Konflik mereda setelah pemerintah desa mengambil alih pengelolaan telur penyu. Namun, kondisi itu tidak bertahan lama. Konflik kembali muncul karena pengambilalihan dinilai hanya tameng dan menguntungkan kelompok tertentu.

“Kalau satu (orang) boleh, berarti semuanya boleh mengambil telur penyu. Kalau tidak, semuanya juga tidak boleh,” ungkap Hermanto, bekas pemburu, menirukan tuntutan warga Sebubus yang terlibat konflik ketika itu.

Perselisihan yang menjurus konflik terbuka itu kemudian didamaikan WWF-Indonesia di Paloh. Sedikitnya ada lima kali pertemuan di Balai Desa Sebubus yang digelar untuk memecahkan permasalahan tersebut.

Dari serangkaian pertemuan dan pendekatan intensif itu, warga akhirnya bersepakat menghentikan penjarahan telur penyu. Para penjarah, termasuk Ismail dan Hermanto, bahkan membentuk dan bergabung ke kelompok pengawas pelestarian penyu Kambau Borneo.

Keberadaan Kambau Borneo secara perlahan mulai menampakkan hasil. Sebanyak 93% atau sekitar 1.235 dari 1.328 sarang penyu bisa diselamatkan dari ancaman pencurian. Keberhasilan itu dicapai hanya berselang tiga bulan setelah Kambau Borneo dibentuk.

“Ada 14.390 tukik terdata. Tidak semuanya bisa dihitung mengingat areal peneluran sangat luas dan personel terbatas,” ungkap Dwi.   LANJUT KE: Mangrove Melawan Mitos Obat Kuat

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Berebut Telur Menuai Konflik
Berebut Telur Menuai Konflik
https://1.bp.blogspot.com/-vT9lGc9elwE/WJ8jroNWeeI/AAAAAAAACvI/TB-lTX6sVCMPHiBr0y5mwujybfu6qYg7QCLcB/s200/Ekologi_Kambau_1.JPG
https://1.bp.blogspot.com/-vT9lGc9elwE/WJ8jroNWeeI/AAAAAAAACvI/TB-lTX6sVCMPHiBr0y5mwujybfu6qYg7QCLcB/s72-c/Ekologi_Kambau_1.JPG
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2012/08/berebut-telur-menuai-konflik.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2012/08/berebut-telur-menuai-konflik.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy