Mengantungkan Harapan di Sertifikasi

SERTIFIKAT berbingkai kaca menempel di dinding salah satu ruangan di kantor lapangan PT Bina Ovivipari Semesta (Bios) di Batuampar, sebuah kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sertifikat itu dikeluarkan Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan Sarbi International Certification.

Lembaran kertas itu merupakan penghargaan terbaru yang diraih PT Bios pada 4 Agustus lalu. Sebelumnya perusahaan ini juga mengantongi penghargaan serupa dari Kementerian Kehutanan pada November 2008. (BACA: Ancaman Eksploitasi di Hutan Payau)

Kedua lembaga sertifikasi memberikan predikat baik kepada PT Bios atas penilaian terhadap pengelolaan hutan produksi lestari (PHPL). Pencapaian itu membuat manajemen percaya diri bahwa perusahaan mereka mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pengakuan tersebut ternyata belum cukup. PT Bios bersama perusahaan satu grup, PT Kandelia Alam, juga berupaya meraih sertifikat dari Forest Stewardship Council (FSC).

Mereka pun mendaftar ke Global Forest and Trade Network (GFTN) Indonesia, demi mendapat sertifikasi produk hutan ramah lingkungan.

“Beberapa negara konsumen menuntut produk kayu besertifikat GFTN (FSC),” kata Direktur Operasional PT Kandelia Alam Gunawan Priyanto.

Program sertifikasi yang satu itu akan menelusuri rekam jejak perusahaan. Penelusuran meliputi aspek teknis, lingkungan, dan sosial. Salah satunya ialah pelaksanaan sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK). Selain itu, lembaga sertifikasi tersebut akan memastikan perusahaan tidak terlibat kejahatan lingkungan dan berkonflik dengan masyarakat. (BACA: Nasib Pesut di Areal Konsesi)

“Sertifikasi bukan green wash. Semua harus dipastikan berjalan sesuai dengan skema yang berlaku. Termasuk aspek sosial,” kata Joko Sarjito, Koordinator Hutan Bertanggung Jawab GFTN Indonesia. 

Aspek sosial menjadi sorotan utama jaringan kerja yang berafi liasi kepada World Wildlife Fund (WWF). Alasannya PT Bios dan PT Kandelia Alam memiliki catatan panjang pernah berkonflik dengan warga. Saking marahnya, massa bahkan nekat membakar kamp pekerja PT Kandelia Alam pada 2009. Warga menuntut penghentian aktivitas perusahaan yang dinilai merusak lingkungan.

Menurut Gunawan, kejadian itu akibat miskomunikasi dan provokasi pihak luar. Berbagai serangan terhadap perusahaannya bermotif politik dan persaingan usaha.

“Ada pihak yang ingin menguasai kawasan ini agar mereka bebas melakukan illegal logging,” pungkasnya. (Aries Munandar)    LANJUT KE: Penetral Racun Penambat Karbon

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Mengantungkan Harapan di Sertifikasi
Mengantungkan Harapan di Sertifikasi
https://4.bp.blogspot.com/-WvMas51t-Lg/WJBsdrJh-MI/AAAAAAAACV8/FV0I7DlJ9yg1Y99rs_JDwqIBWJaJuBIgQCLcB/s200/Lokasi%2BRestorasi%2BMangrove_2.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-WvMas51t-Lg/WJBsdrJh-MI/AAAAAAAACV8/FV0I7DlJ9yg1Y99rs_JDwqIBWJaJuBIgQCLcB/s72-c/Lokasi%2BRestorasi%2BMangrove_2.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2012/11/mengantungkan-harapan-di-sertifikasi.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2012/11/mengantungkan-harapan-di-sertifikasi.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy