Bangunan Optimisme di Beranda Negeri

‘RIMBA disusuri, jalan setapak naik-turun bukit pun dilalui. Mereka bergegas menerobos dinginnya pagi, sebab harus tiba sebelum lonceng sekolah berbunyi’.

Demikian penggalan kisah yang ditulis Agustina Ika Lestari, 22, di weblog-nya, Dalandobakati.blogspot.com. Ia bercerita tentang perjuangan siswa dari Dusun Bumbung yang bersekolah di ibu kota kecamatan di Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. (baca: Buka Sekat Terabas Pekat)

‘Mereka berjalan kaki belasan kilometer dan menyeberangi sungai. Setelah itu, naik bukit lagi kira-kira sejauh 500 meter’, tulis Ika.

Cerita unik lain ditulis Udin Ankal, 27, yang juga berasal dari Kabupaten Bengkayang. Ia berkisah tentang sosok Pak Idin yang asyik mendengar siaran radio Malaysia. Pak Idin rekan kerja Udin di SMP Negeri 1 Kecamatan Tujuh Belas. Ia menyimak siaran tersebut di saat senggang sebelum mengawasi ujian.

‘Setelah dicari-cari (frekuensinya), yang dapat cuma siaran Malaysia. Pak Idin pun menggelengkan kepala mengikuti irama lagu dari negeri jiran’, tulis Udin di weblog-nya, Udinankal.blogspot.com.

Lain lagi cerita J Ipung Wijanarko, 29, bloger di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Ia mengangkat kisah nelayan setempat yang terjerat rentenir akibat tidak ada tempat pelelangan ikan. Penjualan hasil tangkapan nelayan pun dimonopoli hanya oleh beberapa penampung.

‘Harga disamaratakan setiap bulan sehingga nelayan tidak dapat merasakan keuntungan saat harga ikan melonjak di pasaran’, tulis Ipung mengutip pernyataan nelayan setempat.

Sementara itu, Udiansyah, 21, di weblog-nya menulis kisah pekerja konservasi penyu di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh. Karena tidak banyak perangkat telekomunikasi, mereka terpaksa berkirim surat untuk mengabarkan informasi penting ke posko di Desa Sebubus. 

Surat dititipkan ke pedagang yang akan berbelanja ke ibu kota kecamatan. Itu dilakukan karena di Temajuk belum ada jaringan telepon seluler. ‘Seperti kembali ke zaman Siti Nurbaya saja, masih kirim-kiriman surat’, tulis Udiansyah.

Begitu banyak kisah diungkap para bloger melalui tulisan dan foto mereka. Kisah tentang realitas kehidupan yang kerap mengusik rasa keadilan dan kemanusiaan, serta nasionalisme. 

“Bukan hanya cerita bombastis tentang sengketa tapal batas, seperti yang sering diributkan di media massa,” jelas Manajer Program Border Blogger Movement (BBM) Asriyadi Alexander Mering. (Aries Munandar)   (lanjut ke: Mereka Memilih ke Seberang)

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Bangunan Optimisme di Beranda Negeri
Bangunan Optimisme di Beranda Negeri
https://3.bp.blogspot.com/-ShfWxv59GOA/WFcBXWo6hGI/AAAAAAAAA4A/y0IJwBPrJescIJZp7T7yeQWcUau9CQLGQCLcB/s200/BBM_II_Blog.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-ShfWxv59GOA/WFcBXWo6hGI/AAAAAAAAA4A/y0IJwBPrJescIJZp7T7yeQWcUau9CQLGQCLcB/s72-c/BBM_II_Blog.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2013/03/bangunan-optimisme-di-beranda-negeri_27.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2013/03/bangunan-optimisme-di-beranda-negeri_27.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy