Menghidupkan Musik Kematian

PERKEMBANGAN musik tradisional Tionghoa di Pontianak, Kalimantan Barat, sempat vakum selama satu generasi. Itu terjadi saat rezim Orde Baru berkuasa. Pemerintah melarang pengembangan tradisi dan kebudayaan Tionghoa, termasuk permainan musik.

Satu per satu kelompok musik pun bubar akibat ditinggal para pemain. Mereka takut ditangkap aparat jika tetap nekat melanjutkan hobi bermusik. Keberadaan musik ini akhirnya kehilangan pamor dan mulai dilupakan. Padahal, tradisi tersebut sebelumnya sering kali ditampilkan sebagai penghibur di berbagai paguyuban dan komunitas Tionghoa.

Beberapa pemusik yang ingin tetap eksis kemudian menyiasati kondisi tersebut. Mereka terus bermusik, tetapi hanya memainkannya pada saat upacara kematian. Musik diperdengarkan untuk menghormati orang yang meninggal sekaligus menghibur keluarga yang berduka.

“Kebetulan saat itu ada pemusik Tionghoa meninggal. Untuk menghormati mendiang, kami memainkan musik di rumahnya,” kenang The Miang, 64, guru musik di Yayasan Surya Makmur.

Musik tradisional ini lambat laun dikenal sebagai musik untuk upacara kematian, sebab hanya di suasana duka itulah musik tersebut diperkenankan tampil. Lagu yang dimainkan pun disesuaikan dengan suasana duka, yakni berirama lembut dan penuh keharuan.

Setelah reformasi bergulir, beberapa pemusik senior mencoba memopulerkan kembali musik tradisional Tionghoa. Para pemusik tersebut ialah The Miang, Lo Thai Sua, Tio Ui Lin, Khow Bu Cua, dan Lim Hwai Kuang. Lima sekawan itu dianggap sebagai perintis pelestarian kembali musik tradisional Tionghoa di Pontianak. 

Mereka rutin berlatih setiap minggu di Yayasan Halim dan merekrut pemain pemula. Kelompok itu pun kemudian melakukan pementasan terbuka. Karena unik dan kerap membawakan lagu-lagu populer, banyak warga tertarik dan bergabung ke kelompok tersebut. (baca: Simfoni Bersemi Menyemai Generasi)

Seiring meningkatnya animo warga, tradisi itu selanjutnya dikembangkan di yayasan Tionghoa lain. Pihak yayasan menyiapkan pelatih dan semua perangkat musik untuk kursus gratis tersebut. Musik tradisional Tionghoa saat ini juga diajarkan di beberapa sekolah swasta dan kelompok mahasiswa di Pontianak.

“Saya pun melatih anak-anak di Desa Kumpai (Kabupaten Kubu Raya). Kebetulan saya mempunyai keramba di sana,” kata Tio Ui Lin, 65, guru musik di Yayasan Halim.

Kelompok musik tradisional Tionghoa kini sering kali tampil di berbagai kesempatan dan acara. Selain di Pontianak, mereka juga merambah ke beberapa kota di Kalimantan Barat bahkan ke Sarawak, Malaysia. Anggota kelompok musik, yang dulu rata-rata dari kalangan tua, kini mulai didominasi anak muda. Regenerasi pun berlangsung secara alamiah.

“Di Malaysia, pemainnya banyak seperti laoshi (guru musik). Tidak ada yang seumuran kami,” tutur Devi Triyana Sari, 13, anggota kelompok musik Yayasan Halim. (Aries Munandar)   lanjut ke: Menyatukan Keragaman lewat Musik

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Menghidupkan Musik Kematian
Menghidupkan Musik Kematian
https://3.bp.blogspot.com/-ruGQZxddMto/WJB2UmzSxgI/AAAAAAAACYg/UojDqfEXM_wMH7rTWBZOSdIwIZR1HKOVgCLcB/s200/Pemusik%2BCilik_1.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-ruGQZxddMto/WJB2UmzSxgI/AAAAAAAACYg/UojDqfEXM_wMH7rTWBZOSdIwIZR1HKOVgCLcB/s72-c/Pemusik%2BCilik_1.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2014/04/menghidupkan-musik-kematian.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2014/04/menghidupkan-musik-kematian.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy