Studio Musik dengan Listrik Alternatif

Dengan teknologi panel surya, sebuah studio musik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, bisa menghasilkan sendiri listrik hingga 330 watt peak. Pembangkit listrik tenaga surya itu dirakit sendiri oleh sang empunya studio.

ARIES MUNANDAR

STUDIO musik di Jalan Sepakat I, Pontianak, Kalimantan Barat, bukan hanya tempat kreativitas melodi. Sang empunya, Ferdy Ardian, telah dua tahun ini menginstalasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sana. Makin menarik karena pembangkit berdaya 330 watt peak (wp) itu dirakit sendiri oleh lajang berusia 32 tahun itu.

Kala ditemui di studio tersebut, Sabtu (29/3), Ferdy menuturkan mengawali eksperimennya dengan dua bohlam 12 volt yang bersumber energi surya dari panel 50 wp. Eksperimen itu tidak langsung berhasil.

Inverter, atau pengubah tegangan searah (DC) menjadi tegangan bolak-balik (AC), beberapa kali rusak akibat salah pemasangan. Begitu pula sirkuit terintegrasi (IC). Jenis bohlam juga berulang kali diganti sebelum ditemukan tipe yang sesuai. “Kualitas lampu memengaruhi efisiensi. Bohlam yang cepat panas, cahayanya kurang terang sehingga boros energi,” ungkap Ferdy.

Serangkaian eksperimen itu baru membuahkan hasil sekitar setahun kemudian, setelah menghabiskan Rp5 juta. Rentang waktu yang cukup panjang itu karena Ferdy belajar secara autodidak melalui internet. Penggarapannya pun disesuaikan dengan kondisi keuangan alumnus jurusan bangunan SMK Negeri 4 Pontianak tersebut.

Setelah berhasil dengan dua bohlam yang dipakai untuk teras depan, Ferdy memperluas eksperimennya. Saat ini setidaknya ada 8 lampu dan 7 soket listrik berenergi surya di studio milik gitaris kelompok musik Lemon Tea tersebut. Listrik surya juga digunakan untuk mengoperasikan komputer, televisi, pompa air, dan kipas angin.

“Untuk menyalakan AC (pendingin ruangan), belum mampu karena beban listriknya terlalu besar. Jadi, harus menambah inverter berkapasitas 2.000 watt. Itu harganya mahal, sekitar Rp20 juta,” jelasnya.

Ferdy memanfaatkan listrik surya terutama saat beban puncak pada malam hari, atau saat listrik PLN padam. Sejak mengoperasikan pembangkit rakitannya, dia bisa menghemat pemakaian listrik sekitar 25% setiap bulan. Selain itu, aktivitas di studio yang juga disewakan untuk umum itu tidak pernah terganggu lagi akibat pemadaman listrik PLN.

Sederhana dan stabil
PLTS bikinan Ferdy menggunakan teknologi sederhana. Perangkat utamanya berupa panel surya, controller atau regulator, dan aki, serta inverter

Instalasi itu dirangkaikan dengan kabel berdiameter 2,5 milimeter. Controller, aki, dan inverter berada di ruang operator studio, tepat di samping komputer. Panel surya ditempatkan di bubungan studio.

Ferdy menggunakan 3 controller berkapasitas masing-masing 150 watt dan 8 panel surya. Controller berfungsi sebagai penyimpan dan pengisi daya (charger) dari panel ke aki. Aliran listrik dari aki kemudian didistribusikan ke jaringan instalasi ruangan.

“Panelnya banyak, dengan ukuran dan kapasitas beragam karena belinya satu-satu, sesuai kondisi keuangan. Rencananya, panel akan diseragamkan agar lebih efektif dan rapi,” tukasnya.

Ketekunan Ferdy perlahan mulai menuai hasil. Beberapa warga memintanya memasang instalasi listrik tenaga surya di rumah mereka. Ferdy mematok Rp10 juta untuk setiap paket dengan kapasitas 60 wp atau 10 lampu.

“Saya ingin kita lebih mandiri secara energi. Apalagi, sumber energi itu melimpah sehingga sayang jika tidak dimanfaatkan,” jelas Ferdy, yang menghabiskan sekitar Rp20 juta untuk mengembangkan PLTS swadaya itu.

Daerah terpencil
Pengembangan listrik surya di Indonesia memang bukan baru. Namun sejak dimulai pada era 70-an hingga 2012, dengan merujuk laporan tahunan PT PLN, pembangunan PLTS pada 2012 baru mencapai 6,20 megawatt peak (Mwp) dari 32.901,48 Mwp kapasitas terpasang pembangkit listrik di Indonesia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memproyeksikan produksi listrik di Indonesia pada 2022 didominasi dari pembangkit berenergi batu bara, yakni 65,6%. Sementara itu, kapasitas terpasang PLTS ditargetkan mencapai 0,87 gigawatt peak (Gwp) pada 2005 hingga 2025. Ini berarti harus ada penambahan kapasitas sekitar 65 Mwp setiap tahun.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menyediakan 1 juta PLTS skala rumahan berkapasitas 50 wp dan PLTS hibrida 346,5 Mwp. Pembangunan PLTS dalam rentang 20 tahun tersebut diperuntukkan keluarga miskin dan daerah terpencil. 

“PLTS efektif dibangun pada daerah terpencil, seperti kawasan kepulauan yang belum terjangkau jaringan listrik PLN,” kata Ismail Yusuf, Ketua Pusat Studi Energi Terbarukan Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak.

Pengembangan PLTS di Indonesia, lanjutnya, lebih mengedepankan misi sosial dan pemberdayaan masyarakat. Adapun untuk tujuan bisnis masih belum menjadi prioritas karena pertimbangan nilai keekonomian. Itu antara lain karena sekitar 70% bahan baku untuk material pembangkit masih diimpor.

Menurut Ismail, di beberapa negara maju pun pengembangan energi surya masih terbentur berbagai kendala. Pasokan listrik surya di sana belum sepenuhnya bisa diandalkan sebagai sumber energi utama, terutama untuk kebutuhan industri.   lihat juga di sini 

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Studio Musik dengan Listrik Alternatif
Studio Musik dengan Listrik Alternatif
https://4.bp.blogspot.com/-6SXXSXUY9OQ/WJB5pjsgZ8I/AAAAAAAACZg/i-1kSjmlNFg9fwyjcfu_c50Fk7PqwF9uACLcB/s200/Studio%2BMusik_2.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-6SXXSXUY9OQ/WJB5pjsgZ8I/AAAAAAAACZg/i-1kSjmlNFg9fwyjcfu_c50Fk7PqwF9uACLcB/s72-c/Studio%2BMusik_2.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2014/04/studio-musik-dengan-listrik-alternatif.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2014/04/studio-musik-dengan-listrik-alternatif.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy