Paduan Timur Barat di Lorong Singkawang

Di awal abad ke-20, sesepuh marga Tjhia, Xie Shou Shi, mengubah kantor dagangnya menjadi hunian. Kini, generasi keempat hingga keenamnya masih tinggal di sana.

ARIES MUNANDAR

SEBUAH bangunan bersejarah tersempil di sudut lorong di antara deretan pertokoan di Singkawang, Kalimantan Barat. Bangunan peninggalan awal abad ke-20 itu mengawinkan desain klasik Tiongkok dengan Eropa. 

Akulturasi budaya lintas benua tersebut tergambar dalam struktur, corak, dan fungsi gedung. Bangunan itu merupakan permukiman warga Tionghoa dari marga Tjhia.

Menempati areal seluas 5.366 meter persegi di Jalan Budi Utomo, kompleks ini terdiri lima bangunan utama yang menghadap barat. Kompleks bangunan tersebut dikenal dengan nama Rumah Marga Tjhia.

Rumah itu terlihat asri dengan deretan pohon peneduh dan tanaman hias di halaman utama. Kompleks bangunan ini dikelilingi pagar besi sebagai pembatas kawasan dengan bantaran Sungai Singkawang. Bantaran sungai juga difungsikan sebagai jalan rabat beton yang menghubungkan perkampungan bagian hulu dengan jalan raya.

Gerbang bertuliskan Kawasan Tradisional dengan aksara latin dan Mandarin menjadi pintu masuk kompleks bangunan. Gerbang berkelir merah, hitam, kuning, dan abu-abu ini bergaya minimalis-modern dengan sentuhan Tiongkok. Penanda tersebut dibangun tidak lama setelah Rumah Marga Tjhia ditetapkan sebagai cagar budaya pada 2011.

Ada tiga bangunan utama berdiri di samping gerbang. Bangunan pertama berupa gedung dua lantai berkelir putih dengan variasi lis biru dan abu-abu. Gedung dua pintu ini menyerupai perkantoran atau kediaman pembesar Tionghoa di era kolonial Belanda.

Bangunan berdesain serupa juga terdapat di pojok kiri kawasan. Aslinya, kedua bangunan ini ibarat bayangan di cermin karena sebangun dan identik.

Kantor dagang
Rumah Marga Tjhia oleh pemiliknya, Xie Shou Shi, semula dirancang sebagai kediaman merangkap kantor dagang. Dua bangunan di kiri dan kanan depan difungsikan sebagai gedung administrasi. Sementara itu, bangunan yang berada di tengahnya sebagai tempat penumpukan barang sebelum dan setelah diangkut dengan kapal.

Shou Shi ialah seorang pengusaha hasil bumi di Singkawang. Dia menampung dan memasarkan pelbagai hasil bumi setempat dengan memanfaatkan sungai sebagai jalur distribusi. Sebuah dermaga dibangun di depan kantor untuk menunjang aktivitas bongkar muat.

Desain arsitektur Tiongkok kompleks itu diadopsi dari Si He Yuan, yakni model kompleks bangunan tradisional khas Tiongok Utara. “Perumahan ini memanjang dan (konfigurasinya) berbentuk ‘U’,” kata Emily Zoe Hertzman.

Emily ialah seorang antroplog dari Kanada. Ia menetap di Rumah Tjhia setelah menikah dengan Chia Khun Nyian alias Anyian, keturunan kelima dari Shou Shi. Mereka tinggal bersama keluarga besar di rumah bagian depan sebelah kanan yang dahulu difungsikan sebagai gedung administrasi.

Kediaman keluarga Anyian terlihat elegan dan kukuh. Kelirnya pun masih kinclong. Kusen pada ventilasi, jendela, dan pintu rumah mengadopsi gaya klasik eropa, model kekinian di zaman itu. Daun jendelanya tersusun atas bilah kayu yang bisa dibuka-tutup seperti nako.

Potret Shou Shi bersama para petinggi Singkawang di zaman kolonial Belanda terpajang di dinding ruang tamu. Sejumlah perabotan antik bergaya Eropa dan Tiongkok juga menghiasi ruangan tersebut. Beberapa di antaranya berlabelkan Made in Singapore.

Bagian belakang rumah Anyian menempel dengan bangunan 14 pintu (balai) yang menyerupai asrama atau barak. Setiap balai terdiri dua pintu. Balai tersebut membentuk huruf ‘U’.

Rumah Marga Tjhia memiliki dua halaman (courtyard) di bagian tengah. Ruang terbuka ini aslinya berlantaikan tanah dan difungsikan sebagai areal resapan air. Courtyard juga menjadi satu di antara ciri-ciri umum dari bangunan tradisional Tiongkok.

Jatah untuk Anak
Setiap anak Shou Shi mendapat jatah sebanyak dua dari 14 pintu hunian. Shou Shi yang memasarkan dagangannya ke Malaysia dan Singapura memang kemudian mengubah kompleks kantor itu menjadi hunian dengan 14 pintu untuk anak-anaknya.

Total ada 20 pintu bangunan yang berdiri di kompleks ini, termasuk dua bangunan yang semula difungsikan sebagai gedung administrasi dan tempat penumpukan barang.

Rumah Marga Tjhia pun kemudian ditempati secara turun-temurun. Penghuni kompleks ini kini terdiri atas tiga generasi yang merupakan keturunan keempat hingga keenam dari Shou Shi. Beberapa anggota keturunan ini memilih menggunakan nama marga dengan ejaan baru, Chia.

Dari tujuh anak Shou Shi, enam menetap di Rumah Marga Tjhia dan satu orang bermukim di Singapura. Keturunan Shou Shi dari generasi berikutnya juga banyak yang merantau ke Pulau Jawa. Sebagian dari mereka biasa pulang kampung dan berkumpul di Rumah Marga Tjia saban perayaan Imlek atau Cap Go Meh.

Perumahan ini juga dilengkapi kelenteng keluarga. Menurut Emily, tempat peribadatan tersebut dahulu merupakan ruang rapat dan untuk menerima tamu penting.

Rumah Marga Tjhia dikelilingi koridor yang menghubungkan setiap bangunan utama. Koridor dan semua material utama bangunan terbuat dari kayu.

Rumah Marga Tjhia telah beberapa kali direnovasi, tetap desain, struktur, dan material bangunan tetap dipertahankan keasliannya, kecuali bagian atap yang dahulu dari sirap, kini diganti seng.   lanjut ke: Jejak Sukses dari Orang Terdampar

lihat juga di sini

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Paduan Timur Barat di Lorong Singkawang
Paduan Timur Barat di Lorong Singkawang
https://2.bp.blogspot.com/-i7a8WgGoLfU/WF0gJaz8vJI/AAAAAAAAA-M/9wNh1GAwyEoxaU2hCrr3u10SpQD4RD8nQCLcB/s200/Marga%2BTjhia_1_Blog.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-i7a8WgGoLfU/WF0gJaz8vJI/AAAAAAAAA-M/9wNh1GAwyEoxaU2hCrr3u10SpQD4RD8nQCLcB/s72-c/Marga%2BTjhia_1_Blog.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2015/06/paduan-timur-barat-di-lorong-singkawang.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2015/06/paduan-timur-barat-di-lorong-singkawang.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy