Nilai Sebuah Perjamuan

Tradisi Saprahan
Saprahan memupuk nilai religius, kebersamaan, dan solidaritas warga.

ARIES MUNANDAR

PERJAMUAN bukan sekadar menghidangkan makanan kepada undangan. Ia juga menjadi ungkapan penghormatan kepada tamu. Ada adab dan tata krama yang harus dipatuhi sehingga tujuan memuliakan tamu terpenuhi.

Perjamuan pun memiliki beragam tradisi. Kebiasaan ini tumbuh menyertai perkembangan budaya setempat. Satu di antara tradisi perjamuan itu ialah saprahan. Kebiasaan itu sarat dengan filosofi dan nilai luhur, tersirat ataupun tersurat.

Saprahan berasal dari kata ‘saf’, yang berarti deret atau barisan. Tradisi tersebut berakar pada budaya Melayu. Saprahan bercirikan makan besar secara berlesehan di atas tikar atau permadani. Tamu duduk berbaris memanjang dan berhadapan. Di antara barisan undangan tersebut tersaji aneka hidangan yang siap untuk disantap.

Saprahan dipimpin seorang pemuka atau orang yang dituakan sebagai kepala saprah. Ia duduk di barisan utama dengan posisi menghadap semua undangan. Peserta saprahan tidak boleh mendahului kepala saprah dalam mencicipi hidangan. Mereka juga harus berhenti bersantap saat kepala saprah menyelesaikan santapannya.

Hidangan saprahan terdiri atas masing- masing lima porsi lauk-pauk beserta nasi. Menu itu disajikan untuk setiap kelompok dalam satu barisan saprah, yang terdiri dari enam orang. Jumlah porsi makanan dan anggota kelompok saprahan tersebut melambangkan rukun Islam dan rukun iman.

Tradisi perjamuan tersebut memang diwarnai nilai religius. Selain berdoa sebelum memulai perjamuan, saprahan didahului dengan asrakal, yang melantunkan pujian dan kisah keteladan Nabi Muhammad SAW.

Makan bersama itu biasa digelar pada pagi hingga menjelang siang. Rangkaian acara tersebut harus tuntas sebelum pukul 12.00 WIB agar tidak mengganggu waktu salat zuhur. Salawat Nabi pun dikumandangkan sebagai penanda akhir dari perjamuan.

Pesan pembauran
Menu yang disajikan semuanya bercita rasa Melayu. Ada opor ayam, semur daging sapi, pindang telur, paceri, dan sambal haji dollah. Paceri ialah sayuran dari potongan nenas atau terong berempah kari. Adapun sambal haji dollah ialah sejenis sambal terasi yang dicampur irisan belimbing wuluh, atau tomat segar, dan perasan limau.

Menu saprahan juga dilengkapi penganan atau buah-buahan sebagai pencuci mulut dan air serbat. Air serbat ialah sirup tradisional yang diramu dari jahe, sepang, kayu manis, dan rempah lainnya. Minuman berkhasiat kesehatan itu menjadi menu wajib dalam saprahan. Air serbat sering diistilahkan dengan ‘air pengusir’ karena disajikan sebagai minuman penutup jamuan.

Saprahan biasa digelar warga pada saat resepsi pernikahan, sunatan, atau hajatan lain. Di Kalimantan Barat, kenduri ala saprahan mudah dijumpai di Kabupaten Sambas. Warga di sana bahkan mengidentikkan hajatan dengan saprahan.

Sementara itu, di daerah lain semisal Pontianak, saprahan biasa digelar pada saat perayaan tertentu. Baru-baru ini, saprahan digelar dalam bentuk festival untuk menyemarakkan perayaan ulang tahun ke-244 Kota Pontianak. Festival yang berlangsung pada awal Oktober itu diikuti 18 kelompok yang mewakili enam kecamatan di Pontianak.

“Ada nilai kebersamaan dan kekeluargaan dalam saprahan sehingga ini bisa menjadi pendidikan etiket bagi generasi muda,” kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji saat membuka Festival Saprahan.

Pernyataan Sutarmidji memang tidak berlebihan karena banyak filosofi dan pesan moral yang terkandung dalam tradisi tersebut. Selain adab menghargai makanan dan memuliakan tamu, saprahan menyiratkan pesan kesetaraan. Semua warga larut dan membaur tanpa memandang pangkat, jabatan, dan strata sosial lainnya.

“Pejabat maupun warga biasa bisa makan bersama. Ini menunjukkan semua manusia itu pada hakikatnya ialah sederajat,” kata budayawan Pontianak Syarif Selamat Yusuf Alqadri.

Memupuk solidaritas
Saprahan juga mengajarkan penghargaan terhadap ilmu pengetahuan. Ini tersirat pada pemberian tempat khusus untuk warga yang bergelar haji. Mereka berlesehan di barisan khusus karena dianggap sebagai kaum cerdik pandai sehingga harus dihargai.

Saprahan dalam tradisi asli merupakan pesta besar yang melibatkan orang ramai, dari perencanaan hingga akhir acara. Peralatan masak dan perangkat saji harus disiapkan dalam jumlah besar. Begitu pula pramusaji yang dikerahkan harus sesuai dengan kebutuhan acara.

Perangkat masak dan saji berasal dari tuan rumah dan para tetangga yang dikumpulkan beberapa hari sebelum acara. Di beberapa daerah di Sambas, warga mengadakan arisan peralatan makan untuk persiapan saprahan. Ada pula yang membeli secara patungan untuk digunakan bersama.

Karena mengundang banyak orang, tuan rumah juga harus menyiapkan tempat yang luas. Untuk itu, tarup atau tenda besar dibangun untuk menampung undangan. Bahan, peralatan, dan pengerjaan tarup dilakukan secara bergotong-royong sehingga bisa menekan pengeluaran tuan rumah.

Perencanaan dan pengorganisasian acara tersebut memupuk kebersamaan dan solidaritas. Silaturahim dan komunikasi antarwarga pun semakin erat terjalin berkat saprahan. “Silaturahim semakin baik akan membangun semangat persatuan dan kesatuan,” kata Lismaryani, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, yang memfasilitasi Festival Saprahan. 

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Nilai Sebuah Perjamuan
Nilai Sebuah Perjamuan
https://1.bp.blogspot.com/-7FCj1XjkDes/WKMKcZovg8I/AAAAAAAAC0g/FDwU4ttMrWEasixl7D6Op2AvC8jQJ0iDQCLcB/s200/Tradisi_Saprahan%2BPontianak.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-7FCj1XjkDes/WKMKcZovg8I/AAAAAAAAC0g/FDwU4ttMrWEasixl7D6Op2AvC8jQJ0iDQCLcB/s72-c/Tradisi_Saprahan%2BPontianak.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2015/10/nilai-sebuah-perjamuan.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2015/10/nilai-sebuah-perjamuan.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy