Isyarat Buah dan Pulang untuk Orang Utan

Yiari
“BUAH, buah, buah!’’ Ayu Budi Handayani berteriak di antara rimbun pepohonan pagi itu. Teriakannya terus diulang, berharap didengar, dan menarik perhatian.

Ayu tidak sedang meminta apalagi menjajakan buah, tetapi tengah memanggil para anak asuhnya. Anak asuh Ayu ialah belasan orang utan berusia 1-2 tahun.

Mereka pun bergegas menaiki pepohonan begitu mendengar teriakan Ayu. Di tiap pohon, telah tergantung drum-drum plastik berisi buah-buah segar. Anak-anak orang utan harus memanjat pohon untuk menikmati sarapan pagi mereka.

“Agar mereka terlatih memanjat, bermain, dan mencari pakan sendiri,’’ kata Ayu yang juga Manajer Perawatan Satwa di Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Ketapang, Kalimantan Barat, pekan lalu.

Kegiatan itu wajib dijalani setiap anak orang utan di Pusat Penyelamatan dan Konservasi Orang Utan di Ketapang, yang dikelola YIARI. Rutinitas itu dimulai saban pagi, diawali pemeriksaan kesehatan dan timbang badan. Setelah itu, mereka diangkut dengan gerobak sorong menuju taman bermain.

Taman bermain meliputi areal terbuka seluas 1 ha yang dikelilingi pagar setinggi 3 meter. Setiba di lokasi itu, anak-anak orang utan digiring ke tengah kawasan menyusuri jalan setapak.

Aba-aba buah tidak selalu digubris anak orang utan. Ada kalanya mereka ogah-ogahan berjalan atau malah asyik bermain saat menyusuri jalan setapak. Sikap tidak acuh pun kerap mereka perlihatkan.

“Sikap mereka seperti manusia juga. Ada yang malas, rajin bahkan superaktif. Apalagi kalau ada banyak orang, suka cari perhatian,’’ jelas dokter hewan tersebut.

Taman bermain sekaligus menjadi ajang berinteraksi sesama anak orang utan. Sikap siap berkompetisi dalam mencari pakan dan menghindari predator juga dilatih. Kemampuan itu diharapkan menumbuhkan naluri alamiah sehingga mereka bisa bertahan hidup manakala dilepasliarkan saat berusia 6-7 tahun.

“Ini sesuai kebiasaan di habitat alam, anak orang utan baru akan berpisah dengan induknya setelah memasuki usia tersebut,’’ jelas Manajer Operasional YIARI Ketapang Adi Irawan.

Aktivitas di taman bermain berlangsung sepanjang hari dengan dipantau beberapa penjaga yang mengamati dan mencatat perkembangan tiap anak orang utan.

Menjelang petang, orang utan digiring ke kandang. Ucapan ‘pulang’ dari penjaga menjadi aba-aba.

Anak-anak orang utan itu menghuni pusat rehabilitasi setelah diselamatkan dari alam. Mereka ialah korban perburuan, perdagangan, dan terusir dari habitat mereka. (Aries Munandar)

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Isyarat Buah dan Pulang untuk Orang Utan
Isyarat Buah dan Pulang untuk Orang Utan
https://2.bp.blogspot.com/-oHAGqvVZY5k/WJwtHQh-tmI/AAAAAAAACq4/vjlIsx2ZS-ke6FFPWUZS0IBY4ey8csOXQCLcB/s200/Ekologi_Sekolah%2BOrang%2BUtan.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-oHAGqvVZY5k/WJwtHQh-tmI/AAAAAAAACq4/vjlIsx2ZS-ke6FFPWUZS0IBY4ey8csOXQCLcB/s72-c/Ekologi_Sekolah%2BOrang%2BUtan.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2016/04/isyarat-buah-dan-pulang-untuk-orang-utan.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2016/04/isyarat-buah-dan-pulang-untuk-orang-utan.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy