Berkah Air Langit bagi Kesuburan Padi

Tradisi Mopat Daun Padi
Padi pun wajib menjalani penyucian agar tumbuh subur serta tidak diserang hama dan penyakit.

ARIES MUNANDAR

TETABUHAN bertalu memecah keheningan di penghujung malam. Riuhnya menyadarkan warga untuk segera beranjak dari peraduan. Mereka lantas berkemas dan bergegas sembari membawa seikat daun padi dan mengepit seekor ayam. Beras dan pelbagai barang pun tidak lupa dibawa. 

Mereka berangkat menuju sumber bebunyian itu berasal, yakni rumah adat betang yang berada di tengah perkampungan.

Di sana sudah ada orang-orang yang sedari tadi memukulkan alu ke lesung. Ada pula yang menghentak-hentakkannya ke lantai yang terbuat dari kayu ulin. Suara gong, gendang, dan seruling sesekali menimpali bebunyian tersebut.

Tetabuhan yang bergema ke seantero kampung itu sebagai pertanda dimulainya mopat daun padi. Warga pun berduyun-duyun mendatangi rumah betang tidak lama setelah mendengar isyarat tersebut. Mereka lantas mengumpulkan barang bawaan untuk didoakan bersama tetua adat.

Mopat daun padi ialah ritual untuk menyuburkan padi, yang digelar saban tahun oleh warga Dayak Limbai. Komunitas adat itu menetap di Kampung Sungkup-Belaban Ella, Desa Belaban Ella, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Prosesi mopat daun padi dimulai sekitar pukul 02.00 WIB dan diikuti seluruh peladang setempat.

Ritual adat itu dilaksanakan pada saat padi memasuki usia dua hingga tiga bulan. Pertumbuhan padi di usia tersebut dianggap rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu, padi perlu menjalani ritual khusus agar terhindar dari berbagai gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan dan kesuburannya.

“Daun-daun padi yang rusak (diserang hama dan penyakit) dikumpulkan untuk menjalani ritual,” kata Bahen, tokoh masyarakat Kampung Sungkup-Belaban Ella, saat ritual mopat daun padi, beberapa waktu lalu.

Ritual dipimpin seorang perempuan tetua adat. Dia menyincang beberapa helai daun padi untuk disucikan dengan air beras dan kemenyan sembari didoakan. Air yang digunakan berasal dari Sungai Melawi dan diambil pada waktu tertentu, yang disebut air langit. Sementara itu, beras diambil dari sisa panen sebelumnya sebagai pemanggil semangat padi. (BACA: Bekal Keberanian untuk Menjalani Hidup

Penyucian padi menyertakan daun dari tumbuhan liar yang disebut daun kail atau pemancing semangat padi. “Padi dicuci dengan air langit untuk disegarkan (disembuhkan) agar tumbuh subur,” lanjut Bahen yang juga Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Belaban Ella.

Penjaga ladang
Mopat daun padi juga menyertakan tipah sebagai perlengkapan utama. Tipah ialah tonggak dari belahan bambu yang berujung anyaman dari bahan serupa. Tipah menjadi simbol pemukul yang menghalau padi dari serangan hama dan penyakit. Setiap tipah dilumuri darah ayam yang disembelih dalam upacara adat tersebut.

Rangkaian pertama dari mopat daun padi diakhiri tarian ritual, Lasai. Warga menari mengitari gunungan daun padi beserta daun kail, tipah, dan ember berisi air langit. Arak dan tuak disuguhkan untuk menghangatkan tubuh dan menyemangati para penari. Setelah itu, warga pun pulang ke rumah untuk membersihkan diri dan beristirahat sejenak.

Ritual kembali dilanjutkan sekitar 2 jam kemudian. Prosesi itu diawali makan bersama di rumah betang. Menu utamanya ialah nasi putih dan ayam sayur yang disembelih saat penyucian padi. Arak kembali disuguhkan sebagai minuman penutup perjamuan. Selanjutnya, warga beranjak menuju ladang masing-masing sembari membawa tipah.

Tipah kemudian ditancapkan di tengah atau di pingir ladang. Nasi beserta hati dan kepala ayam yang disembelih saat prosesi penyucian padi tidak lupa diletakkan pada anyaman di ujung tipah sebagai sesajian. “Tipah menjaga ladang dari hama yang masuk lewat bawah (tanah) maupun atas (melalui udara),” jelas Temenggung Adat Belaban Ella, Manan.

Sebelum menancapkan tipah, peladang terlebih dahulu menyirami sebanyak tujuh kali lahan beserta padi mereka dengan air langit. Sementara itu, daun padi utuh yang telah diritualkan dalam mopat digantung di depan pintu rumah untuk menangkal penyakit.

“Sehari setelah upacara adat ini warga menjalani masa pantang berladang atau bekerja keras. Jika dilanggar, bisa sakit dan sulit diobati,” ucap Bahen.

Pelaksanaan mopat daun padi didominasi perempuan, mulai menyiapkan hingga memimpin ritual. “Perempuan dianggap lebih cocok memimpin ritual ini karena (bertangan) dingin dan lemah lembut,” kata Marutin, 45, warga Sungkup.

Mopat atau selamatan daun padi juga sebagai wujud syukur warga kepada Sang Pencipta. Walaupun mengandalkan kekuatan spritual, mopat daun padi merupakan kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Warga tidak memilih jalan pintas dengan menggunakan pestisida untuk menanggulangi hama dan penyakit tanaman. Bahan-bahan kimiawi tidak pernah digunakan untuk memupuk tanaman.

“Setelah mopat daun padi, tanaman seperti berubah kayak dipupuk. Akan tetapi, tergantung perawatan juga,” kata Julianus, 50, warga lainnya.   LANJUT KE: Kearifan Lokal dalam Menjaga Alam

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Berkah Air Langit bagi Kesuburan Padi
Berkah Air Langit bagi Kesuburan Padi
https://2.bp.blogspot.com/-uA-GXWoJ2rE/WKV50aklpgI/AAAAAAAAC2I/VZUImuYr29oAxBTWS3yqg7MwBo22NIgfgCLcB/s200/Tradisi_%2BMopat%2BPadi.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-uA-GXWoJ2rE/WKV50aklpgI/AAAAAAAAC2I/VZUImuYr29oAxBTWS3yqg7MwBo22NIgfgCLcB/s72-c/Tradisi_%2BMopat%2BPadi.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2016/05/berkah-air-langit-bagi-kesuburan-padi.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2016/05/berkah-air-langit-bagi-kesuburan-padi.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy