Jadikan Ramadan Momentum Perangi Narkoba

Laskar Antinarkoba Muslimat NU
Muslimat Nahdlatul Ulama menjadikan ramadan sebagai momentum untuk membumikan gerakan antinarkoba di Kalimantan Barat.

Aries Munandar  

TANDA tangan dibubuhkan pada spanduk putih untuk meneguhkan komitmen yang tertuang dalam ikrar bersama. Program Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Antinarkoba di Kalimantan Barat pun dimulai seiring penandatangan pada deklarasi tersebut.  

Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mendahului penandatanganan, dan langsung diikuti oleh jajaran pengurusnya di Kalimantan Barat. Pejabat dan kalangan birokrat yang menyertai kunjungan Menteri Sosial ini pun turut menandatangani spanduk deklarasi.

“Ini gerakan kerakyatan untuk mengajak masyarakat menghindari kemungkinan menjadi korban penyalahgunaan narkoba,”kata Khofifah seusai penandatangan deklarasi di Mempawah, Sabtu (11/6).

Gerakan ini mencoba menangkal penyalahgunaan zat adiktif tersebut melalui pendidikan di keluarga dan pendekatan kekeluargaan di masyarakat. Muslimat NU bakal mengerahkan kader mereka untuk menyokong gerakan secara masif tersebut dengan membentuk laskar antinarkoba.

“Tadi itu baru deklarasi, dan akan ada bimtek (bimbingan teknis) untuk menggembleng para motivator, dan penyuluh. Setelah itu, laskar akan dilantik saat halal bi halal (seusai lebaran),” lanjut Khofifah.

Laskar antinarkoba bentukan Muslimat NU berbasis di setiap kepengurusan ranting atau di tingkat desa dan kelurahan. Laskar mengandalkan para anggota Muslimat NU yang berprofesi sebagai perempuan penceramah (mubalighah) untuk menjadi motivator dan penyuluh. Jumlah mereka sebanyak empat hingga lima orang di setiap ranting.

Sebelum terjun ke masyarakat, para penyuluh dan motivator harus memulai kegiatan tersebut dari keluarga terlebih dahulu. Mereka diminta memberikan pemahaman dan mengajak keluarga serta masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka agar jangan sampai terjebak dalam penyalahgunaan narkoba.

Lebih banyak kesempatan
Muslimat NU merupakan organisasi otonom di bawah Nahdlatul Ulama, yang kini memiliki 553 dewan pengurus cabang (DPC). Keberadaan DPC Muslimat NU lebih banyak daripada kota dan kabupaten, yang jumlah hanya 514 di seluruh Indonesia. Ini menjadi satu di antara potensi besar bagi Muslimat NU dalam menggalang kekuatan untuk memerangi narkoba.

Sebagian besar anggota organisasi kemasyarakatan ini ialah para perempuan penceramah atau mubalighah. Potensi ini pun dimanfaatkan untuk mengefektifkan gerakan mereka. Para mubalighah dinilai memiliki keunggulan tersendiri dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat jika dibandingkan dengan penceramah atau tokoh agama lainnya.

“Kalau khatib, berkotbahnya setiap Jumat. Pendeta atau pastur berkotbah (di gereja) setiap minggu. Ini berbeda dengan mubalighah yang lebih banyak iventnya,” ujar Khofifah.      

Dia menjelaskan mubalighah atau ustazah lebih sering terlibat dan dilibatkan dalam kegiatan sosial, budaya, dan keagamanan di komunitas mereka. Mulai pernikahan, akikah atau gunting rambut anak hingga peringatan Isra Miraj, dan Maulid Nabi Muhammad. Begitupula kegiatan mereka selama ramadan dan Idul Fitri, tidak pernah berkurang.   

“Misalnya pada peringatan Nuzulul Quran, dan halal bi halal, mereka bisa berceramah soal bahaya narkoba. Jadi, apa pun konten (ceramahnya), penyuluhan antinarkoba bisa disampaikan,” jelasnya. 

Khofifah menegaskan peluang bagi laskar antinarkoba untuk beriktiar justru semakin terbuka selama ramadan. Ada banyak majelis dan kegiatan keagamanan yang bisa jadikan sebagai ajang untuk menyampaikan pesan sosial tersebut.

Libatkan BNN
Pembentukan Laskar Antinarkoba Muslimat NU pertama kali dideklarasikan pada puncak peringatan hari lahir ke-70 Muslimat NU di Malang, Jawa Timur, Maret lalu. Presiden Joko Widodo yang menghadiri peringatan tersebut mengapresiasi pendeklarasian laskar antinarkoba Muslimat NU, mengingat Indonesia saat ini mengalami darurat bahaya narkoba.

Khofifah menambahkan laskar antinarkoba mereka kini telah terbentuk di hampir 80% provinsi. Laskar ini juga mengandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) di setiap provinsi untuk menguatkan gerakan mereka.

“Deklarasi biasa langsung ditindaklanjuti dengan nota kerja sama dengan BNN provinsi, seperti dua minggu lalu di Kalimantan Selatan,” kata Khofifah 

Berdasarkan catatan Badan Narkotika Nasional (BNN) ada sekitar 5,9 juta pengguna narkoba di Indonesia. Penyalahgunaan narkoba ini mengakibatkan 30-40 orang mati setiap hari. Berbagai operasi yang dilancarkan BNN dan pihak kepolisian hingga ancaman hukuman mati pun belum membuat jera para pengguna dan pengedar narkoba.  

Di Kalimantan Barat polisi beberapa kali mengungkap peredaran narkoba yang diduga selundupan dari Malaysia. Terakhir mereka bersama pihak Bea dan Cukai menggagalkan penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, bulan lalu. 

“Lima paket sabu berbungkus kemasan teh ditemukan di antara tumpukan kosmetik, dan suku cadang kendaraan bermotor di Bus Eva Jurusan Kuching (Serawak)-Pontianak,” kata Kepala Kanwil Bea dan Cukai Kalimantan bagian Barat  Syaifullah Nasution, awal Mei lalu.

Selain wilayah transit, Kalimantan Barat juga menjadi daerah pemasaran narkoba. Pengedar dan penggunanya berasal dari berbagai kalangan, termasuk aparat keamanan. Sebanyak 52 polisi, misalnya harus direhabilitasi karena menjadi pecandu narkoba. Sebanyak 10 di antara mereka bahkan harus menjalani perawatan khusus karena kecanduan parah.

Khofifah berharap iktiar dari organisasi pimpinannya ini dapat menekan peredaran narkoba di Tanah Air. “Kalau semua (komponen masyarakat) bergerak, mudah-mudahan bisa menurunkan bahkan menghilangkan kasus penyalahgunaan narkoba,”.

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Jadikan Ramadan Momentum Perangi Narkoba
Jadikan Ramadan Momentum Perangi Narkoba
https://4.bp.blogspot.com/-nKj12N_0lcc/WO9K2N10z-I/AAAAAAAADNg/yjyEJr1eO041ydEDlVltod5j7m434jdfACLcB/s200/Inspirasi_Penandatanganan%2BDeklarasi.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-nKj12N_0lcc/WO9K2N10z-I/AAAAAAAADNg/yjyEJr1eO041ydEDlVltod5j7m434jdfACLcB/s72-c/Inspirasi_Penandatanganan%2BDeklarasi.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2016/06/jadikan-ramadan-momentum-perangi-narkoba.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2016/06/jadikan-ramadan-momentum-perangi-narkoba.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy