Rita Nugget Giat Menggaet Pembeli

TERMOS pendingin disandang Rita saat menghadiri sebuah pertemuan. Dengan gesit dia mulai menawarkan dagangannya kepada setiap undangan di sela-sela pertemuan. Beberapa tamu tertarik dengan jualan Rita. Transaksi pun terjadi setelah diselingi tawar-menawar harga. 

Dagangan di termos Rita itu ialah makanan olahan (nugget) yang dibuatnya dari daging lele. Nugget yang dicampur racikan sayur itu dibanderolnya seharga Rp70 ribu untuk setiap kilogram. Rita memilih lele sebagai bahan baku nugget lantaran ingin menampung hasil panen keramba yang dikelola warga setempat.

Usaha pembuatan nugget itu dikelola Rita bersama Annisa, kelompok pemberdayaan perempuan di lingkungan tempat tinggalnya. Mereka menghasilkan 50-60 kg nugget sekali produksi, dengan omzet penjualan rata-rata Rp5 juta-Rp7 juta sebulan. Selain melayani penjualan dan pemesanan langsung, Rita juga memasarkan produknya melalui beberapa toko swalayan.

Rita tidak pernah berhenti mempromosikan produk mereka dalam setiap momen. Dari kegiatan kelompok, pelatihan, bazar hingga pameran tingkat nasional. Perempuan 39 tahun itu pun tidak segan berkeliling menjajakan dagangannya ke para peserta atau pengunjung. Mereka pun tertarik membeli nugget lele karena cita rasa dan keunikan bahan bakunya.

“Saya ke mana-mana memikul boks (kotak termos) untuk berjualan nugget. Saking seringnya, orang-orang pun mengenal saya dengan Rita Nugget,” kata ibu beranak satu ini saat ditemui pada Rabu (1/6).

Rita melibatkan 10 anggota kelompoknya dalam mengelola usaha. Mereka menerapkan sistem gaji harian untuk setiap anggota yang aktif membantu usaha kelompok. Di luar itu, mereka juga mendapat insentif dari setiap penjualan jika ikut memasarkan langsung ke konsumen.

Sistem penggajian dianggap efektif dan adil karena setiap anggota memperoleh hak sesuai kontribusi mereka di kelompok. Sebelumnya, Kelompok Usaha Annisa pimpinan Rita itu membagi rata keuntungan mereka kepada seluruh anggota, setelah disisihkan untuk modal dan kas kelompok.

“Saya pernah dikejar pakai parang oleh suami dari salah satu anggota kelompok. Dia bilang saya pembohong karena mempekerjakan istrinya tanpa ada hasil,” kenang warga Kelurahan Banjar Serasan, Pontianak Timur, itu.

Walaupun sempat tertatih, usaha kelompok yang dirintis sejak 2010 itu terus berkembang. Mereka kini juga memproduksi nugget dari ikan laut dan udang, pangsit serta kaki naga. Berbagai penghargaan pun berhasil disabet, di antaranya Citi Microentrepreneurship Award (MCA) 2014. Mereka meraih juara II untuk kategori wirausaha mikro perempuan.

“Sekolah Citi (Pendidikan Keuangan untuk Perempuan Usia Matang) memberi kami pengetahuan dan keterampilan mengenai manajemen keuangan dan pengembangan bisnis,” ujar alumnus angkatan III itu. (baca: Melek Keuangan demi Kebebasan Finansial)  

Melatih disiplin
Jatuh-bangun juga dialami Mahwiyah dalam menjalankan usaha pembuatan jamu instan. Suaminya bahkan sempat tidak mendukung saat dia merintis usaha tersebut pada 2005. Usahanya dipandang sebelah mata lantaran Mahwiyah tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman apa pun dalam pembuatan jamu.

“Kalau dijual, siapa yang mau beli? Lagian barang kayak ini udah banyak yang bikin, nanti malah rugi,” kata Mahwiyah menirukan omongan Eko Suharyono, suaminya.

Perempuan kelahiran Jombang, 57 tahun lalu ini nekat memulai usahanya karena pengalaman pribadi. Salah satu putrinya kala itu sulit makan sehingga badannya kurus. Mahwiyah kemudian meracik sari temu lawak untuk meningkatkan selera makan anaknya. Racikan itu ternyata manjur, sehingga dia terobsesi untuk membisniskannya.

Namun, jalan untuk mengembangkan bisnis tersebut tidak mudah. Eksprimen untuk menentukan komposisi racikan yang tepat kerap kali gagal sehingga dia harus merugi. Mahwiyah tidak langsung berputus asa. Serangkaian uji coba terus dilakukan hingga usahanya kini bisa memproduksi 13 jenis produk jamu instan bermerek Hijriah.

Usaha bermodal awal Rp500 ribu itu berkembang pesat sehingga omzetnya mencapai Rp25 juta sebulan. Pemasaran yang semula terbatas di lingkungan tempat tinggal Mahwiyah di Desa Sungairaya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, juga merambah ke berbagai daerah di Kalimantan Barat. Mereka bahkan memiliki pelanggan tetap di Kalimantan Timur dan Jawa. (baca: Lahirnya Manajer Manajer Baru dari Kampung)

Mahwiyah pun bisa menunaikan ibadah umrah dari hasil usaha mikro yang ditekuninya itu. Dia juga mampu menyekolahkan salah seorang anaknya hingga ke Program Pascasarjana Planologi di Universitas Gadjah Mada. Ibu tiga anak itu mengaku pendidikan di Sekolah Citi berkontribusi besar dalam pencapaian usahanya saat ini.

“Jadi disiplin dalam (mengelola) keuangan. Pembukuan usaha dipisah dengan pembukuan rumah tangga, sehingga pemasukan dan pengeluarannya tidak bercampur aduk,” ungkap lulusan angkatan pertama Sekolah Citi itu. (Aries Munandar)   lihat juga di:

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Rita Nugget Giat Menggaet Pembeli
Rita Nugget Giat Menggaet Pembeli
https://2.bp.blogspot.com/-F0BR4DkkFyA/WFWhLr4GknI/AAAAAAAAAzY/GWKWKlMRYacWOpCgT1lHX3FWRlxo6W6FwCLcB/s200/PPSW_1_Blog.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-F0BR4DkkFyA/WFWhLr4GknI/AAAAAAAAAzY/GWKWKlMRYacWOpCgT1lHX3FWRlxo6W6FwCLcB/s72-c/PPSW_1_Blog.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2016/07/rita-nugget-giat-menggaet-pembeli.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2016/07/rita-nugget-giat-menggaet-pembeli.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy