Si Pemalu yang Diburu demi Sabu-Sabu

Penyelundupan Trenggiling
TUBUHNYA langsung menggulung begitu diangkat dari drum plastik bekas cat. Trenggiling ini baru saja terbebas dari kejahatan yang mengancam kehidupannya.

Dia diselamatkan petugas dari sebuah penampungan ilegal di Jalan Martapura II, Pontianak, Kalimantan Barat. Satwa bernama ilmiah Manis javanica ini hampir saja dikuliti untuk diambil sisiknya. 

Nasib trenggiling muda tersebut masih jauh lebih baik daripada rekan sepenampungannya sebab ada 40 ekor lain yang telah mati. Lebih tragis lagi, banyak pula yang tinggal kepingan-kepingan sisik semata.

Puluhan trenggiling beserta 1 kilogram sisik itu pun disita Satgas Sapu Bersih Perdagangan Ilegal Tumbuhan dan Satwa Liar, sebagai barang bukti kejahatan. Satgas bentukan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) tersebut juga menyita sebuah awetan trenggiling, seekor kancil telah dikuliti, dan empat tupai tanah panggang.

Satwa langka beserta produk turunannya itu dalam kondisi siap untuk diselundupkan ke Tiongkok melalui Jakarta atau Serawak di Malaysia. “Satgas juga menangkap dua pelaku di lokasi penggerebekan, yakni LN, 34, dan AB, 50,” kata Kepala BPPH-LHK Seksi Wilayah III Pontianak David Muhammad, Kamis (27/10).

LN sebagai pemilik penampungan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan AB masih berstatus sebagai saksi. Warga Pontianak ini diduga melanggar Undang- Undang Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Sanksi maksimal lima tahun penjara dan denda sebesar Rp100 juta menanti LN.

Bahan narkoba
Dugaan penyelundupan trenggiling kali ini merupakan tangkapan terbesar di Kalimantan Barat, tetapi bukan yang pertama. Akhir September lalu, Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (Sporc) menyita sebanyak 4,6 kilogram sisik trenggiling di Singkawang. Berselang dua minggu, Polisi juga menyita 15 ekor trenggiling dalam kondisi mati di Kapuas Hulu.

Penetapan LN sebagai tersangka bakal dijadikan pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap kasus yang lebih besar yang melibatkan jaringan internasional. “Kasus ini masih sub (lapis) keduanya saja. Untuk itu, kami bersama BPPH-LHK Pontianak akan memperketat lagi pengawasan,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Sustyo Iriono pada kesempatan sama.

Trenggiling dijual untuk dikonsumsi dan diambil sisiknya. Investigator Senior dari LSM Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group, Marison Guciano, menyatakan sisik trenggiling bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan sabu-sabu karena mengandung tramadol HCL sehingga mahal. 

Pernyataan Marison senada dengan Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Suhadi SW. “Sisik trenggiling digunakan untuk membuat prekursor yang merupakan bahan baku sabu-sabu.”

Dugaan ini pun semakin menguat jika melihat rekam jejak pelaku penyelundupan 40 ekor daging beku trenggiling seberat 200 kilogram tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh seorang petugas, satu di antara pelaku yang masih buron ialah bekas narapidana kasus narkoba.

Bisa ditangkar
Trenggiling hidup di hutan tropis dataran rendah di wilayah Asia Tenggara. Satwa ini dikenal sebagai pemakan serangga, terutama semut dan rayap. Melalui lidah yang bisa menjulur hingga sepertiga dari panjang tubuhnya, seekor trenggiling mampu melahap sekitar 70 juta semut dalam setahun.

Lembaga Konservasi Internasional (IUCN) memasukkan trenggiling dalam daftar satwa terancam punah. Sementara itu, pemerintah Indonesia menetapkan mereka sebagai satwa dilindungi. Walaupun begitu, populasi trenggiling semakin terancam akibat perdagangan ilegal. Habitat alam mereka juga semakin terdesak seiring laju kerusakan hutan.

Marison mengungkapkan perburuan trenggiling semakin meluas di beberapa kabupaten di Kalimantan Barat. Jaringan pembeli berekspansi hingga ke kampung-kampung. Begitu pula para penjual giat berburu di malam hari dengan mengandalkan anjing sebagai pendeteksi buruan mereka.

Dia menyebut trenggiling menjadi komoditas favorit di antara berbagai jenis satwa dilindung yang sering diperdagangkan di pasaran gelap. Hal ini lantaran satwa nokturnal tersebut dianggap sebagai komoditas industri bernilai ekonomi tinggi.

“Perdagangan trenggiling sulit diberantas karena sudah menjadi kebutuhan industri, yakni industri narkoba,” kata pelapor kasus penyelundupan 40 ekor trenggiling tersebut.

Ancaman kepunahan terhadap trenggiling tentu saja dapat berdampak buruk terhadap keseimbangan ekosistem. Populasi hama bakal meningkat lantaran semakin menyusutnya predator atau pemangsa alami. Sustyo pun menyarankan warga untuk menangkarkan trenggiling sehingga tidak lagi mengambil satwa ini dari habitat alam.

“Di Jawa Timur sudah ada yang menangkarkannya. Seperti arwana di sini juga, kalau dari penangkaran boleh diperjualbelikan,” jelasnya. (Aries Munandar)   lihat juga di sini

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Si Pemalu yang Diburu demi Sabu-Sabu
Si Pemalu yang Diburu demi Sabu-Sabu
https://3.bp.blogspot.com/-QdRPTLORZik/WJxQxcym6aI/AAAAAAAACtU/9J9GUoEu2IkegjyvP5SnP8bZOnqglijugCLcB/s200/Ekologi_Trenggiling%2BDikuliti.JPG
https://3.bp.blogspot.com/-QdRPTLORZik/WJxQxcym6aI/AAAAAAAACtU/9J9GUoEu2IkegjyvP5SnP8bZOnqglijugCLcB/s72-c/Ekologi_Trenggiling%2BDikuliti.JPG
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2016/11/si-pemalu-yang-diburu-demi-sabu-sabu.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2016/11/si-pemalu-yang-diburu-demi-sabu-sabu.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy