Jangan Pernah Mencampuri Urusan Tuhan

Soedarto selalu berpikir positif dan optimistis. Kebahagiaan hidup, menurutnya, bergantung kepada sikap dan penerimaan setiap individu.

ARIES MUNANDAR

LELAKI itu asyik beraktivitas di halaman rumah. Dengan sebilah gunting, satu per satu tumbuhan liar itu dipangkasnya. Genangan sisa hujan semalam tidak menyurutkan semangat Soedarto, demikian nama pria itu, untuk membersihkan pekarangan rumah.

“Untuk melemaskan (otot) tangan. Saat menggunting, tangan ‘kan begini-begini, bergerak terus,” ujarnya, sembari memperagakan gerak tangan saat menggunting.

Ketika ditemui di kediamannya di Jl Selayar Nomor 15 Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (14/11), Soedarto memang sedang berkebun. Kegiatan itu menjadi agenda rutinnya setiap akhir pekan. Jika tidak ada urusan dinas, dia memilih menyibukkan diri di pekarangan rumah. 

Aktivitas yang dimulai pada pagi hingga menjelang siang itu tidak hanya menjadikan pekarangan rumahnya lebih bersih. Soedarto juga merasa tubuhnya menjadi lebih bugar.

Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) itu memang tidak muda lagi. Usianya genap 82 tahun pada 15 November lalu. Namun, kesibukan Soedarto tidak lantas berkurang karena faktor usia. Aktivitasnya saat ini nyaris tidak berbeda dengan sewaktu dia masih bertugas di Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.

Perantau asal Yogyakarta tersebut seharusnya pensiun dari PNS sejak 1993, tetapi diperpanjang hingga 1996. Selepas pensiun hingga 2000, Soedarto menjadi konsultan pendidikan di salah satu program Bank Dunia. Saat ini dia tercatat sebagai anggota Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah di Kalimantan Barat.

“Saya menjadi anggota selama dua periode (2008-2018). Akan tetapi, aktif sejak 2006 karena ikut merintis pembentukan lembaga independen ini di Kalimantan Barat,” kata dia.

Soedarto kerap berkeliling daerah untuk memantau dan mengevaluasi pelayanan pendidikan di sekolah. Lokasinya pun sering berada di daerah terpencil dan sulit dijangkau transportasi umum.

Sejarawan
Soedarto pertama kali menginjakkan kaki di Kalimantan Barat pada 1965. Ia bertugas sebagai guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sambas. Sebelum itu dia juga menggeluti profesi serupa di beberapa sekolah di Jawa sejak 1960. Soedarto mengajar di Sambas atas permintaan khusus dari Firdaus, Bupati Sambas kala itu.

“Saya bertemu Pak Firdaus di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, saat mengurus SK (surat keputusan) penempatan mengajar. Beliau meminta saya mengajar di sekolah yang baru didirikannya. SMA Negeri 1 Sambas waktu itu baru memiliki dua guru,” kenang Soedarto, yang karib disapa Pak Darto.

Darto membutuhkan dua hari perjalanan menuju lokasi tersebut dari ibu kota Kalimantan Barat di Pontianak. Dia harus bermalam di Singkawang karena perjalanan ke Sambas yang berjarak sekitar 202 kilometer Pontianak belum selancar sekarang.

Darto menjadi guru hingga 1975 dan terakhir dia mengajar di SMA Negeri 1 Pontianak. Setelah itu, lulusan IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta, itu bertugas di Kanwil Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat hingga pensiun.

Semasa PNS Darto pernah dinominasikan sebagai penerima penghargaan Satyalencana, tapi ditolaknya. Kata dia, orang yang mengharap tanda jasa berarti masih menginginkan pengakuan. “Tiga kali diusulkan, semuanya saya tolak karena saya merasa tidak membutuhkan penghargaan,” ungkapnya.

Selain sebagai pendidik dan birokrat, Darto dikenal sebagai peneliti dan pemerhati sejarah. Dia kerap menjadi pembicara di berbagai seminar dan diskusi tentang sejarah di Kalimantan Barat. Kediamannya pun sering disambangi mahasiswa, peneliti, dan wartawan dari dalam ataupun luar negeri, untuk menggali informasi sejarah.

Mereka menjadikan Darto sebagai salah satu rujukan karena dianggap memahami persoalan sejarah di daerah ini. Sejumlah makalah dan buku juga telah diterbitkannya selama menekuni ilmu sejarah. Gelar sejarawan pun lantas disematkan kepada lelaki berperawakan sedang itu.

“Orang menyebut saya sejarawan karena dianggap banyak mengetahui sejarah. Namun, itu cuma anggapan, terserah mereka saja (menyebutnya),” kata dia merendah

Tidak sekadar mempelajari referensi dan menyelisik dokumen, Darto juga menjadi saksi hidup bahkan pelaku sejarah. Dia merasakan masa konfrontasi Indonesia-Malaysia dan Pemberontakan PGRS/Paraku sewaktu mengajar di Sambas. Bersama beberapa siswa, dia ikut menguburkan jenazah tentara Indonesia yang tewas di Sambas.

Berpikir positif
Di sela kesibukan sebagai anggota Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah, Soedarto juga masih mengajar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Dia mengaku tidak memiliki resep khusus untuk menjaga stamina. Lelaki dengan rambut memutih itu juga tidak berpantang dalam mengonsumsi makanan. 

Pola istirahatnya pun relatif sama dengan kebanyakan orang. Darto biasa berangkat tidur sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, sekitar 3 jam berselang dia bangun untuk salat malam dan dilanjutkan membaca buku. Setelah itu, ia tidur lagi sebentar hingga menjelang azan subuh. 

“Tidur (malam) tidak perlu lama, tidak harus sampai 8 jam. Namun, yang penting berkualitas, bisa nyenyak,” ujarnya.

Darto bukan termasuk orang yang gemar berolahraga sehingga tidak memiliki jadwal khusus untuk kegiatan tersebut. Baginya, berkebun dan membereskan pekarangan rumah cukup untuk menyehatkan raga. Selain itu, dia rajin berjalan kaki saat pergi mengajar di IAIN Pontianak, yang berjarak sekitar 2,8 kilometer dari kediamannya. 

“Jalani hidup sesuai kebiasaan sehingga membudaya. Nikmati semua itu dan jangan pernah dirasakan sebagai penderitaan,” kata dia berpetuah.

Berpikir positif dan optimistis menang menjadi prinsip hidup Darto. Kebahagiaan hidup, menurutnya, bergantung kepada sikap dan penerimaan setiap individu. Satu lagi prinsip hidupnya ialah jangan pernah mencampuri urusan Tuhan. Manusia, menurutnya, cukup menjalani hidup yang sudah digariskan Sang Pencipta dengan bersyukur dan berikhtiar.

Ia mengatakan, “Rezeki, jodoh, dan maut semua sudah diatur oleh Yang Mahakuasa sehingga tidak perlu dipertanyakan, apalagi disesali.” 

Perasaan sombong juga harus dienyahkan dari hati. Sebab, segala yang kita miliki, lanjut Darto, sejatinya bukan menjadi hak kita sepenuhnya. Ada jasa bahkan prestasi orang lain yang ikut menyokong kesuksesan kita. Maka, ada saat menerima, ada pula saatnya harus berbagi. “If you get, you give. Dan, bersedekah itu tidak harus dengan uang,” tegasnya.

Biodata

Nama: Soedarto
Tempat, tanggal lahir: Prambanan, 15 November 1933
Profesi: Peneliti dan dosen

Pendidikan:
• Sarjana Ilmu Sejarah, IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta
• Institute for Eductical Management, Vietnam

Karier:
1. Guru (1960-1975)
2. Staf Kanwil Depdikbud Kalbar (1975-1983)
3. Kepala Bagian Perencanaan, Kanwil Depdikbud Kalbar (1983-1990)
4. Pengawas Pendidikan, Kanwil Depdikbud Kalbar (1993-1996)
5. Dosen STAIN/IAIN Pontianak (1993-sekarang)
6. Konsultan Bank Dunia (1996-2000)
7. Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah Kalbar (2006-sekarang)

Karya, antara lain:
1. Peta Sejarah Kalbar, Depdikbud (1986)
2. The Traditional Ceramics of Singkawang: Itís History and Mening as one as of Our      Cultural Heritage (1994)
3. Perjuangan Rakyat Kalbar 1908-1950 (tim)

lanjut ke: Pembalap di Lintasan Terakhir

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Jangan Pernah Mencampuri Urusan Tuhan
Jangan Pernah Mencampuri Urusan Tuhan
https://4.bp.blogspot.com/-n-1ZT0hKkCY/WFa9DCWwJdI/AAAAAAAAA1o/kPZ99G6GIR4rQ8JBdeZObQffGVbJEMD4gCLcB/s200/Soedarto_1.JPG
https://4.bp.blogspot.com/-n-1ZT0hKkCY/WFa9DCWwJdI/AAAAAAAAA1o/kPZ99G6GIR4rQ8JBdeZObQffGVbJEMD4gCLcB/s72-c/Soedarto_1.JPG
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2016/12/jangan-pernah-mencampuri-urusan-tuhan.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2016/12/jangan-pernah-mencampuri-urusan-tuhan.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy