Menebus Dosa di Ngaung Keruh

Air Bersih dari Restorasi Hutan
KELELAHAN Lindan kini terbayar. Dia bisa lebih leluasa beristirahat setelah seharian berladang. Keleluasaan itu dinikmati sejak air bersih mengucur deras ke rumahnya. Perempuan 47 tahun tersebut pun tidak perlu repot lagi turun ke sungai untuk mengambil air.

“Sekarang bisa bersantai setelah pulang dari ladang,” kata Lindan saat ditemui di kediamannya, Minggu (11/12), di Desa Labian, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Lindan sebelumnya harus berjalan selama 10 menit untuk mendapat air bersih. Dengan menenteng dua ember plastik, dia harus bolak-balik ke sungai. Aktivitas itu rutin dilakoninya setiap hari sehingga nyaris tidak ada waktu untuk beristirahat setelah lelah berladang. “Karena kami juga harus beresberes rumah dan memasak,” tambahnya. 

Keluarga Lindan mendiami rumah panjang (betang) di Dusun Ngaung Keruh. Mereka tinggal bersama 21 keluarga lain yang masih bertalian darah. Setiap keluarga menempati satu bilik hunian. Penghuni rumah tradisional ini berasal dari komunitas adat dayak Iban. Betang dalam bahasa Iban dikenal dengan sebutan rumah panjai.

Tidak hanya keluarga Lindan, fasilitas air bersih dinikmati seluruh penghuni dan beberapa warga di luar rumah panjai. Mereka bergotong-royong membangun bendungan dan instalasi untuk mengalirkan air dari perbukitan menuju perkampungan. Air berdebit 0,02 meter kubik per detik pun mengucur deras sejauh 4 kilometer.

“(Kapasitas terpasang) air memang masih belum memadai tapi (alirannya) lancar,” kata Jala, Tuai Rumah atau Pemimpin Adat di Rumah Panjai Ngaung Keruh.

Tidak kebagian
Kebutuhan air bersih menjadi persoalan pelik di Ngaung Keruh. Debit air sungai menurun di saat kemarau panjang dan sering keruh manakala musim penghujan tiba. Kekeringan dan kekeruhan tersebut merupakan dampak dari penggundulan hutan di perhuluan kampung.

Persoalan ini sempat teratasi melalui proyek pemipaan yang didanai pemerintah. Instalasi dipasang melintasi beberapa perkampungan hingga menjangkau Ngaung Keruh yang berada di wilayah paling ujung. Namun, sejak dua tahun lalu air berhenti total mengaliri Ngaung Keruh.

“Kami tidak pernah kebagian air lagi karena pipanya juga banyak yang bocor,” ujar Jala.

Sejak ada bendungan, mereka tinggal membuka keran dan air jernih pun langsung mengucur ke bak penampungan di rumah masing- masing. Air bersih dinikmati warga secara cuma-cuma alias gratis. Namun, untuk menjamin keberlangsungan layanan, mereka telah mengajukan pendanaan kepada pemerintah desa untuk biaya perawatan rutin dan operasional.

“Sudah diusulkan dalam RPJM Des (rencana pembangunan jangka menengah desa),” kata Kepala Dusun Ngaung Keruh Robertus Tutong.

Restorasi lahan
Penyediaan fasilitas air bersih beriringan dengan program restorasi lahan kritis di Ngaung Keruh yang difasilitasi WWF Kalimantan Barat. Kedua aktivitas itu berkaitan dan menguatkan walaupun inisiatif penyediaan air bersih muncul belakangan berdasarkan keinginan warga.

“Restorasi maupun sarana air bersih dikerjakan secara swadaya. Kami cuma memfasilitasi dan melakukan pendampingan,” kata Koordinator Kehutanan WWF Kalimantan Barat, Hendri Ziasmono, di kesempatan terpisah.

Seperti pengerjaan fasilitas air bersih, warga juga bersemangat dalam merestorasi lahan. Apalagi, aktivitas ini menentukan keberlangsungan sumber air bersih. Mereka pun menyisihkan waktu di sela kesibukan berladang dan aktivitas rutin lainnya. 

“Menanam (restorasi) dua, tiga kali seminggu. Pukul 07.00- 16.00 WIB,” ujar Lindan. 

Restorasi di Ngaung Keruh bukan pekerjaan gampang sebab lokasinya di punggung bukit berkemiringan sekitar 40 derajat. Rata-rata perestorasi juga berusia lanjut karena generasi muda kebanyakan merantau ke Malaysia. Namun, setiap perestorasi mampu mendaki bukit tersebut dengan beban hingga 40 bibit ber-polybag.

“Kami ingin menebus dosa masa lalu yang dilakukan sejak zaman nenek moyang, yakni membuka hutan untuk berladang,” ungkap Tutong.

Pemulihan ekosistem di Ngaung Keruh ini merupakan bagian dari program restorasi di kawasan koridor Taman Nasional Danau Sentarum dan Taman Nasional Betung Kerihun. Kawasan penghubung seluas 111.462 hektare tersebut kaya akan keanekaragaman hayati, di antaranya orang utan kalimantan.

Satu dari tiga zonasi restorasi di Ngaung Keruh pun dikhususkan untuk pakan alami orang utan. Ini dilakukan agar primata tersebut tidak berkonflik dengan warga. “Konservasi tidak hanya dilihat dari aspek ekologi. Ada masyarakat yang juga harus diakomodasi kebutuhannya, seperti fasilitas air bersih,” tegas Hendri, yang karib disapa Buncau. 


Restorasi Gotong Royong:
  • Restorasi lahan di Ngaung Keruh meliputi area seluas 208 hektare.
  • Program dimulai pada 2015 dan target pengerjaan tiga tahunKini telah mencapai 121,4 hektare dengan lebih dari 50 ribu tanaman.
  • Lahan restorasi hamparan merupakan bekas perladangan dan penebangan kayu.
  • Menggunakan tanaman lokal, seperti karet, durian, dan tanaman keras lainnya.

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Menebus Dosa di Ngaung Keruh
Menebus Dosa di Ngaung Keruh
https://1.bp.blogspot.com/-Za6wsrXw1vc/WI9ESdfS2HI/AAAAAAAACRY/M8d2ztDBjv4TdJR9F2k8ZabHVAFh5sx9QCLcB/s200/Air%2BBersih_1.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Za6wsrXw1vc/WI9ESdfS2HI/AAAAAAAACRY/M8d2ztDBjv4TdJR9F2k8ZabHVAFh5sx9QCLcB/s72-c/Air%2BBersih_1.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2017/01/menebus-dosa-di-ngaung-keruh.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2017/01/menebus-dosa-di-ngaung-keruh.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy