Kehidupan Baru Anak Dayak Belangit

Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
GERAKAN Rasel menggemulai mengikuti alunan musik tradisional dayak. Ia begitu menghayati irama musik dan mengekspresikannya melalui gerak dalam tarian. Keringat pun bercucuran dari kening bocah lelaki berusia 5 tahun tersebut seusai menuntaskan tarian bernada riang.

Rasel menari bersama tiga teman sepermainannya di halaman rumah Dadut di Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Mereka menari mengikuti alunan musik yang diputar pemilik rumah. Aktivitas berkesenian ini kerap dilakukan di saat waktu bermain, yakni pada siang hingga sore hari.

“Begitu saya putar musik, anak-anak pasti menari. Tidak diajari, tidak ada yang menyuruh,” ujar Dadut, 60, beberapa waktu lalu.

Rasel dan semua teman sebaya di kampungnya kini lebih leluasa bermain. Mereka tidak lagi dibebani dengan pekerjaan domestik dan keharusan membantu orangtua mencari nafkah. Pemerintah desa bahkan menyediakan lokasi bermain untuk anak di balai desa.

Hak mereka untuk mengenyam pendidikan juga terjamin melalui program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan pemerintah desa. Fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD) holistik integratif pun kini berdiri di Pawis Hilir. PAUD tersebut berintegrasi dengan posyandu dan bina keluarga balita.

“Di sini juga berlaku jam wajib belajar, yakni pukul 18.00-20.00 WIB,” kata Wakil Kepala Badan Perwakilan Desa Pawis Hilir, Petrus Apit. 

Pemenuhan hak dasar dan perlindungan terhadap anak di perkampungan dayak Belangit ini terjamin setelah warga bersepakat membuat Peraturan Desa (Perdes) Perlindungan Anak. Perdes yang ditetapkan pada 2014 ini, antara lain memuat 17 aturan larangan mengeksploitasi dan pengabaian terhadap hak dasar anak. Satu di antaranya ialah larangan mempekerjakan anak di bawah umur.

“Misalnya, anak dipaksa ikut menoreh (karet), atau dipekerjakan seperti pembantu rumah tangga,” jelas Kepala Desa Pawis Hilir, Laong.

Perdes juga menjamin anak-anak terlindung dari praktik kawin paksa atau pernikahan di bawah umur. 

Laong mengaku pernah membatalkan rencana pernikahan dua siswi SMP karena bertentangan dengan perdes. Dia menolak untuk mengesahkan persyaratan administrasi yang diajukan orangtua kedua calon pengantin tersebut.

“Saya bilang, silakan bapak urus sendiri karena saya tidak bisa mengurusi yang begini.”

Pihak keluarga pun membatalkan niat mereka sehingga kedua remaja puteri tersebut bisa kembali sekolah. Sejak itu, tidak ada lagi warga yang menikah muda. “Sebelum ada perdes, pernikahan dini cukup tinggi di sini. Umur 13-15 tahun sudah dinikahkan, dan itu bisa belasan orang setiap tahun,” pungkas Laong. (Aries Munandar)

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Kehidupan Baru Anak Dayak Belangit
Kehidupan Baru Anak Dayak Belangit
https://3.bp.blogspot.com/-pcRsYyvNiWc/WLm5FwG9xaI/AAAAAAAADDw/N_kiNaKqE2QlobXhB48KpmsJeW33q1mRACLcB/s200/Edukasi_Anak%2BDayak%2BBelangit.JPG
https://3.bp.blogspot.com/-pcRsYyvNiWc/WLm5FwG9xaI/AAAAAAAADDw/N_kiNaKqE2QlobXhB48KpmsJeW33q1mRACLcB/s72-c/Edukasi_Anak%2BDayak%2BBelangit.JPG
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2017/03/kehidupan-baru-anak-dayak-belangit.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2017/03/kehidupan-baru-anak-dayak-belangit.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy