Bangun Sekolah untuk Cetak Calon Pemimpin

PENDIRIAN SMA Pesona Danau Lindung (PDL) Empangau disepakati dalam rembuk kampung pada pertengahan 2014. Kelompok nelayan setempat didapuk sebagai penyantun. Kesepakatan itu berawal dari keprihatinan warga terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) setempat. Mayoritas warga Empangau hanya jebolan sekolah dasar. Bahkan, ada warga yang tidak tamat SD sama sekali. (BACA: Kami Bersekolah dari Menyiluk)

Data pemerintah desa setempat menyebut tamatan SD di Empangau mencapai 403 orang atau sekitar 37,4%. Sementara itu, warga tidak tamat SD sekitar 30% atau 324 dari 1.077 penduduk. Adapun tamatan SMA dan sederajat tercatat sekitar 6,4% atau 69 orang. “Setiap tahun paling banyak tujuh orang melanjutkan ke SMA,” kata Wakil Kepala SMP Negeri 2 Bunut Hilir, Asnah, beberapa waktu lalu.

Empangau dan Empangau Hilir masih keteteran dalam mengatasi ketertinggalan di bidang pendidikan. Penyebabnya, SMP pun baru resmi berdiri sekitar 14 tahun silam. Sebelumnya, hanya ada prog ram kelas jauh yang berafiliasi dengan SMP Negeri 1 di Desa Bunut Hilir.

“Dahulu cuma satu lokal. Kelas A, B, C di Bunut Hilir, dan kelas D di sini (Empangau), lanjut Asnah.

Warga harus meninggalkan kampung halaman agar bisa melanjutkan studi setamat dari SD. Namun, tidak banyak yang berhasil mengantongi ijazah SMP, apalagi SMA. Mereka rata-rata putus sekolah karena persoalan ekonomi dan domestik.

“Sekali jalan ongkosnya Rp40 ribu sehingga ada yang harus indekos atau menumpang di tempat keluarga untuk menghemat biaya,” ungkap Ketua Badan Perwakilan Desa Empangau, Sahbudin.

Indekos dan menumpang tinggal di rumah sanak famili kerap dianggap belum menyelesaikan masalah. Orangtua khawatir terhadap anak mereka yang masih terlalu dini untuk berpisah dari keluarga. Selain itu, anak-anak masih diharapkan bisa membantu pekerjaan mereka.

“Waktu itu orangtua saya beternak sapi, dan tidak ada yang membantu memelihara ternak,” ujar Agus yang hanya bertahan setahun belajar di MTs Negeri 1 Jongkong.

Masalah pendidikan di Empangau berdampak serius. Setelah wilayah ini dimekarkan dari Desa Teluk Aur pada 2007, mereka kesulitan mencari figur untuk perangkat desa. “Syarat pendidikan minimal tamatan SMA atau sederajat,” jelas Sahbudin.

Itu sebabnya, warga berswadaya mendirikan SMA swasta yang didanai kas Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) agar calon pemimpin dapat terlahir. (Aries Munandar)

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Bangun Sekolah untuk Cetak Calon Pemimpin
Bangun Sekolah untuk Cetak Calon Pemimpin
https://4.bp.blogspot.com/-5VFey0B0J7o/WOXbBaSc6nI/AAAAAAAADL4/nKJtoW3_I_MLT3ztZKkTEt4gJzedcvzGgCLcB/s200/Edukasi_SMA%2BPesona%2BDanau%2BLindung_3.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-5VFey0B0J7o/WOXbBaSc6nI/AAAAAAAADL4/nKJtoW3_I_MLT3ztZKkTEt4gJzedcvzGgCLcB/s72-c/Edukasi_SMA%2BPesona%2BDanau%2BLindung_3.jpg
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2017/04/bangun-sekolah-untuk-cetak-calon.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2017/04/bangun-sekolah-untuk-cetak-calon.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy