Bergelut dengan Ombak Sentarum

Taman Nasional Danau Sentarum
Hamparan bukit hijau berselimut kabut dan vegetasi hutan lahan basah menjadi penawar ketegangan saat mengarungi Danau Sentarum.

ARIES MUNANDAR

BUKIT berselimut kabut menghiasi pemandangan di sepanjang perjalanan. Etalase alam itu berpadu dengan barisan ombak yang mengempur laju perahu bermotor. Deru angin yang menghantam perairan membuat perahu beberapa kali harus melambat dan meliuk untuk menghindari ombak.

Menikmati pemandangan alam dengan tumbuh tergunjang membuat petualangan ini menjadi menegangkan. Nyali pun terkadang menciut manakala ombak besar seakan tidak putus menerjang perahu bermesin 15 pk tersebut. Berada di tengah danau yang luas dalam kondisi seperti itu sungguh memacu adrenalin.

Danau Sentarum pagi itu, Jumat (26/5), seakan tengah bergejolak. Kemahiran dan jam terbang pengemudi pun benar-benar diuji. Salah perhitungan bisa membuat perahu oleng dan terbalik. Para penumpang juga harus mampu menjaga keseimbangan dengan tetap duduk tenang di perahu tanpa kursi tersebut.

“Syukurlah penumpang tetap tenang. Kalau panik, speedboat akan oleng dan mungkin bisa terbalik,” ujar Direktur Komunitas Pariwisata Kapuas Hulu (Kompakh) L Radin, saat rombongan merapat di Dermaga Lanjak di Kecamatan Batanglupar, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Radin menjadi pemandu sekaligus memimpin rombongan journalist trip yang menyudahi perjalanan di hari itu. Kami mengarungi danau dari Dusun Sungaipelaik, Desa Melemba, Batanglupar, dengan mengunakan tiga perahu bermotor. Rombongan harus berkejaran dengan waktu agar tidak ketinggalan penerbangan. Ada sekitar 2 jam perjalanan lagi yang harus ditempuh melalui jalur darat untuk sampai ke bandara.

Waswas ketinggalan penerbangan terakhir pada hari itu menggenapi ketegangan selama mengarungi danau. Namun, eksotika alam berupa hamparan bukit hijau berselimut kabut dan vegetasi hutan lahan basah yang mengelilingi danau menjadi penawar ketegangan. Walaupun hari mulai beranjak siang, kabut masih pekat menyelimuti puncak perbukitan.

“Gelombangnya tadi memang cukup besar. Saya terus terang, mengkhawatirkan kalian,” aku Kaya, warga Sungaipelaik yang ikut mengantar kami ke Lanjak.

Taman Nasional Danau Sentarum

Himpunan 20 danau
Danau Sentarum membentang seluas 120 ribu hektare dan menjadi bagian dari 132 ribu hektare Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS). Danau ini dianugerahi pemandangan alam menawan dan beragam keunikan. Ekosistemnya terdiri atas lahan basah, hutan rawa, dan hutan hujan tropis. (Tonton: Pelangi di Sentarum)

Sentarum sejatinya merupakan danau majemuk atau kumpulan dari beberapa danau. Ada sekitar 20 danau yang membentuk Sentarum. Saat kemarau, beberapa wilayahnya berubah menjadi daratan bahkan bisa dilewati dengan sepeda motor. Sentarum kembali menjelma menjadi genangan raksasa ketika musim penghujan tiba.

Namun, perjalanan kali ini lebih banyak menyusuri kawasan pinggiran atau penyangga TNDS. Bentangan alam serta keragaman flora dan fauna mereka juga tidak kalah memesona. Seperti Danau Telatap, yang kami nikmati keasriannya dari sebuah menara berupa rumah panggung bertiang tinggi.

Danau Telatap menjadi satu di antara lokasi pemancingan sekaligus tempat persinggahan sebelum memasuki perkampungan di Desa Melemba. Danau berarus tenang ini dikelilingi perbukitan hijau. Seperti Danau Sentarum, air di Telatap jernih kecokelatan karena mengandung tannin yang berasal dari hutan gambut di sekitarnya.

Dayak Iban Danau Sentarum

Toleransi di rumah panjang
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Desa Melemba. Ada dua dusun yang dituju, yakni Meliau dan Sungaipelaik. Di Meliau, kami menyusuri habitat alam orang utan Kalimantan. Walaupun belum berhasil menjumpai orang utan, kami menemukan sarang dan bekas pakan yang disantap mereka. (BACA: Wisata Sejalan dengan Kelestarian)

Di Sungaipelaik, kami disambut dengan ritual adat oleh warga Dayak Iban yang bermukim di rumah panjang. Selain merasakan kehidupan tradisional, kami belajar makna toleransi dari mereka. Ada satu keluarga muslim bermukim di rumah panjang tersebut. Mereka hidup rukun dengan sesama warga Iban yang mayoritas Katolik. (BACA: Merawat Keberagaman di Rumah Panjang)

“Wisatawan bisa merasakan sendiri keseharian warga. Semua berjalan alami, tidak ada yang di-setting,” kata Radin.

Danau Telatap kembali disinggahi saat perjalanan pulang dari Sungaipelaik menuju Lanjak. Kabut yang menyelimuti puncak perbukitan membuat pemandangan kali ini terasa berbeda dari sebelumnya. Perjalanan selanjutnya pun harus mengarungi ombak besar di tengah Danau Sentarum, tidak seperti saat datang.

Danau Sentarum memang dikenal berombak besar, terutama pada pagi dan sore hari. Ketinggian ombak bisa mencapai 2 meter pada saat sore hari. Warga setempat pun bahkan tidak berani mengarungi danau selepas pukul 17.00 WIB. Selain ombak besar, badai sering terjadi di pengujung sore tersebut.   LANJUT KE: Kupu-Kupu sang Penanda Keseimbangan

COMMENTS

Name

Beranda Negeri,34,Edukasi,12,Ekologi,55,Ekonomika,45,Inspirasi,34,Jelajah,20,Realitas,16,Riwayat,12,Tekno,11,Tradisi,58,
ltr
item
PeladangKata: Bergelut dengan Ombak Sentarum
Bergelut dengan Ombak Sentarum
https://4.bp.blogspot.com/-6tSBrGLXvd0/WVv1CEkxTtI/AAAAAAAADWs/BSIuoGOYKOo9Bj48gd2UwBPGtIdeyJmSgCLcBGAs/s200/Jelajah_TNDS_1.JPG
https://4.bp.blogspot.com/-6tSBrGLXvd0/WVv1CEkxTtI/AAAAAAAADWs/BSIuoGOYKOo9Bj48gd2UwBPGtIdeyJmSgCLcBGAs/s72-c/Jelajah_TNDS_1.JPG
PeladangKata
http://www.peladangkata.com/2017/07/bergelut-dengan-ombak-sentarum.html
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/
http://www.peladangkata.com/2017/07/bergelut-dengan-ombak-sentarum.html
true
1600297275400218305
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy